HETANEWS

Sebelum Tewas Dirampok, Ini Pesan Terakhir Sang Istri pada Anji

Chyintia tak mampu menahan tangis dipelukan kakak Iparnya Ria, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai suaminya tewas dibunuh perampok(KOMPAS.com/ Aji YK Putra)

Palembang, hetanews.com - Luka yang mendalam masih sangat dirasakan oleh Cynthia (25) usai M Aji Saputra, suaminya, tewas dibunuh oleh tiga kawanan perampok.

Tiga pelaku pembunuhan itupun telah berhasil ditangkap oleh jajaran Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan, Sabtu (16/6/2018) kemarin. Bahkan satu tersangka telah ditembak mati karena mencoba melawan.

Cynthia mengenang sebelum suaminya itu tewas di tangan perampok. Siang sebelum kejadian, Aji sempat pulang ke rumah untuk melihat anaknya, Salsabila (2), yang sedang asyik bermain.

Setelah itu, Aji pamit untuk bekerja sebagai supir taksi online, untuk mengantarkan tetangganya. Malam kejadian sebelum mengantar tiga kawanan perampok yang menewaskannya itu, Cynthia masih bisa berkomunikasi kepada Aji. Dia berpesan kepada suaminya tersebut, untuk membeli susu Salsabila yang sudah hampir habis. “Yah jangan lupa beli susu adek kalau pulang,” kata Cynthia, mengenang ucapan terakhirnya kepada suaminya, Minggu (17/6/2018).

Malam terus larut, Cyhintia masih menanti kepulangan Aji untuk membawa sekotak susu anaknya tersebut. Kegelisahan pun mula menyelimuti istri korban karena tak kunjung pulang. “Pukul 19.00WIB, saya telpon masih aktif. Setelah itu tak aktif lagi,” ujarnya.

Kamis subuh (14/6/2018), Cyhintia seakan tak percaya setelah mendapatkan kabar dari pihak Kepolisian, jika Aji ditemukan tewas tergantung dibawa jembatan Bruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Tangis pun pecah, Cynhtia bersama adiknya langsung mencari kebenaran informasi tersebut. Benar saja, saat berada di ruang kamar jenazah rumah sakit, pria yang hanya mengenakan celana dalam dan wajah penuh luka tusuk itu ternyata adalah Aji, yang tak lain suaminya.

Dua hari berlalu, kabar penangkapan terhadap tiga yakni pembunuhan suaminya yakni Bambang Kurniawan (25),Yogi Andriansyah (19) dan Willy (20) berhasil ditangkap petugas saat hendak menjual mobil korban di kawasan kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Dalam penangkapan tersebut, Bambang tewas usai menerima tembakan petugas. Sementara Yogi, dilumpuhkan setelah timah panas polisi menembus kakinya. Sedangkan Willy menyerahkan diri dengan diantarkan oleh pihak keluarga.

Cyhintia sangat berterimakasih kepada pihak polisi yang sudah menangkap tiga pelaku pembunuhan suaminya tersebut. “Saya minta hukuman setimpal, karena suami saya sudah meningal. Nyawa harus bayar nyawa,” ucap Chyntia dengan berlinang air mata.

sumber: kompas.com

 

Editor: aan.