HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Ngelak, Tagon Sihotang Minta Tenaga Ahli Jelaskan Tudingan Terhadapnya Tak Sepotong-potong

Royani Harahap dan Royani Harahap. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Diduga mengelak, Kepala Bidang (Kabid) Pemnag Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN), Tagon Sihotang minta Royani Harahap selaku Tenaga Ahli (TA0 dana desa yang ditugaskan oleh Kementerian Desa (Kemendes) di Kabupaten Simalungun memberi penjelasan tudingan tidak sepotong-sepotong. 

Karena Tagon menilai, jika tudingan yang disampaikan sepotong-sepotong dapat berakibat multitafsir. Bahkan jadi penafsiran lain bagi orang lain dan akan beda maknanya. Sebab menurut Tagon, yang disampaikannya ke Pangulu (Kepala Desa) adalah untuk Pendamping Lokal Desa (PLD) bukan kepada Pendamping Desa (PD). Tagon menuturkan, anjuran yang disampaikannya kepada semua Pangulu se Kabupaten Simalungun untuk tidak mau menanda tangani laporan PLD yang tidak mau bekerja di Nagori masing masing. 

"Untuk kakanda Royani, tadi menyebutkan bahwa kami menyerukan kepada Pangulu untuk tidak menanda tangani laporan PLD. Mohon maaf, jangan dibuat sepotong sepotong," kata Tagon pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD  Simalungun di ruang badan anggaran (banggar DPRD) pada Minggu pertama bulan Juni 2018.

Menurutnya, kalau sepotong sepotong itu disampaikan maka akan multitafsir dan penafsiran lain bagi orang. Tagon menuturkan, yang disampaikan  pada para Pangulu untuk tidak menandatangani laporan PLD yang tak mau melaksanakan tugasnya masing masing.

Dari data rekaman pasca RDP yang diputar ulang, Minggu (17/6/2018), Tagon juga meminta maaf kepada Royani atas keterlambatannya untuk menandatangani laporan para TA, dengan alasan dirinya sering sibuk. 

"Jadi kepada kakanda Royani mohon maaf atas keterlambatan kami untuk menandatangani laporan tenaga ahli. Itu barangkali kesalahan karena kesibukan kami. Sehingga laporan yang disampaikan melalui staf bukan kesengajaan kami. Kami juga bukan asal sembarangan untuk menandatangani laporan yang bapak ibu sampaikan. Tapi kami juga terlebih dulu membaca dan menganalisis apa isi laporan yang disampaikan tersebut," kata Tagon dalam RDP itu.

Baca: Pelecehan Tagon Sihotang Terhadap PD Bisa Berbuntut Panjang

Penulis: zai. Editor: aan.