Thu 15 Nov 2018
CITIZEN JOURNALISM

PTPN IV Bah Jambi Larang Warga Angkut TBS Tanpa SK Pangulu

Kantor PTPN IV Bah Jambi

Simalungun, hetanews.com -  Miris ! PTPN IV Bah Jambi di Kabupaten Simalungun larang warga tani kelapa sawit angkut Tandan Buah Segar (TBS) miliknya bila tidak menyertakan surat keterangan (SK) dari Pangulu Nagori.

Akibatnya, warga petani di seputaran lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN IV Bah Jambi itu pun merasa tertindas, bahkan dirugikan. Karena adanya aksi itu, warga harus membayar SK Pangulu tersebut. 

Sementara menurut warga di Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, kemarin, jika buah yang mereka angkut bukan melintas jalan HGU PTPN IV Bah Jambi. 

Dikatakan mereka, pihak PTPN IV Bah Jambi dalam melaksanakan aksi ‘feodal’ nya itu dengan mendatangi Pangulu. Selanjutnya Pangulu mewajibkan ke masyarakat. 

"Kewajiban aneh dari pihak PTPN IV Bah Jambi itu, terhitung bulan Januari lalu diberlakukan. Dan kami untuk mendapatkan SK, harus merogoh saku dengan nilai yang cukup fantastis," ungkap mereka. 

SDM PTPN IV Bah Jambi, Fadlan Fahmi Simatupang dari telepon seluler miliknya tidak membantah bahwa pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tempatnya berkerja ada memberlakukan aturan tersebut. 

"Ada surat edaran Direksi kepada kami. Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban, terkait hal itu maka salah satu syaratnya SK dari Pangulu setempat," ungkap Fadlan. 

Menurutnya, ini karena Pangulu merupakan pimpinan tertinggi dari daerah tersebut. Sehingga pihaknya tau apakah TBS yang diangkut berasal dari lahan milik masyarakat atau tidak. 

“Bukan masalah konteks ada apa apa. Intinya., biar kami tau bahwa buah sawit yang lewat dari HGU itu apakah dari lahan milik masyarakat. Bukan untuk mempersulit,” sebut Fadlan.

 

Penulis: zai. Editor: aan.