Medan, hetanews.com - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 smSyawal 1439 H (tahun 2018 M), ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta Medan mendapatkan remisi khusus pengurangan masa tahanan.

Dari semua warga binaan Lapas Tanjung Gusta yang memeroleh remisi khusus Idul Fitri tahun ini, tidak ada yang mendapat remisi khusus II alias bebas langsung.

Berdasarkan rekapitulasi jumlah korban Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) yang diinformasikan oleh Kalapas Tanjung Gusta, Tejo Harwanto, sebanyak 865 orang mendapatkan remisi pengurangan masa tahanan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 ini.

"Ini rekapitulasinya. 865 orang mendapat remisi. Pidana umum 222 orang, Selebihnya kasus narkotika," kata Tejo, Rabu (13/6/2018).

Tejo juga menginformasikan, puluhan warga binaan yang mendapatkan remisi khusus tahun ini, mendapatkan pemotongan masa tahanan dari 1 bulan berjumlah 493 orang, 1 bulan 15 hari berjumlah 334 orang, hingga ada yang dipotong masa tahanan 2 bulan sebanyak 38 orang.

"Besarnya remisi antara 1 bulan, 1 bulan 15 hari, sampai dengan 2 bulan pemotongan," tulisnya.

Terkait dengan pemberian surat keterangan (SK) remisi, Tejo Harwanto mengatakan SK tersebut, akan diserahkan kepada warga binaan pada hari pertama Idul Fitri. Penyerahan surat keterangan (SK) remisi diberikan setelah shalat Idul Fitri.

"Penyerahan SK pada Hari Raya pertama, setelah shalat Idul Fitri," pungkasnya.

sumber: tribun-medan.com