HETANEWS

Sat Narkoba Batubara Amankan 100 Gram Sabu dan Puluhan Linting Ganja 

Kapolres Batubara, AKBP Robinson Simatupang paparkan tangkapan sabu dan ganja. (foto/welas)

Batubara, hetanews.com - Upaya pemberantasan narkoba yang gencar dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Batubara mendapat apresiasi dari Kapolres AKBP Robinson Simatupang.

Sebanyak 6 orang personil Sat Narkoba mendapat penghargaan yang diserahkan Kapolres melalui apel di halaman Mapolres Batubara di Lima Puluh, Selasa (12/6/2018).

Apresiasi itu memang layak diberikan karena program Robinson Simatupang untuk memberantas narkoba disahuti dengan gigih oleh Sat Narkoba.

Dalam paparannya, Kapolres menjelaskan, beberapa hari terakhir ini pihaknya berhasil melumpuhkan peredaran narkoba atas informasi masyarakat.

Dijelaskan Robinson, pada Sabtu (9/6/2018) Sat Narkoba berhasil menghentikan peredaran narkoba jenis sabu dengan menangkap bandar (BD) yakni, Muhammad Faisal alias Faisal (23)  warga  Bogak Desa Lalang, Kecamatan Tanjungtiram dan Ahmad Fauzi alias Fauzi (21) Simpang IV Desa Lalang.

Berbekal informasi akurat dari masyarakat, tim opsnal Sat Narkoba meluncur ke Belawan sehari sebelum penangkapan. Sejak dari Belawan tim telah membuntuti tersangka malam harinya.

Setelah yakin dengan ciri-ciri tersangka, tim langsung memberhentikan mobil yang dikendarai di Jalinsum Desa Perkebunan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (9/6/2018) sekira pukul 08.00 WIB. 

"Saat dilakukan penggeledahan, ternyata dari dash board  mobil Avanza ditemukan 1 bungkus plastik besar berisi sabu seberat 100 gram," sebut Kapolres.

Selanjutnya kedua tersangka diringkus petugas. Namun saat dilakukan pengembangan, keduanya berupaya melarikan diri, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan menembak di bagian kaki.

Kapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Herry Tambunan menuturkan, saat dilakukan pengembangan ke Tanjungtiram, salah seorang tersangka bernama Iwan berhasil melarikan diri dengan melompat dari jendela.

Ketika rumahnya digeledah, ditemukan ganja dalam kemasan siap edar yang telah terbungkus seperti kemasan permen.

Selanjutnya Kapolres mengungkapkan penangkapan bandar sabu di Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras.

Karena berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan, Muhammad Arifin (25) warga Dusun Kebon Ubi  Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras, terpaksa ditembak betisnya oleh petugas.

"Saat ini kita gencar mengejar pelaku narkoba. Telah kita informasikan kepada lapisan masyarakat untuk membantu pemberantasan narkoba. Batubara rentan sebagai pintu masuk narkoba dengan banyaknya pintu masuk dipantai," terang Kapolres sembari mengharapkan media menyampaikan kepada masyarakat agar narkoba bisa dicegah dengan persuasif maupun represif. 

Penulis: tim. Editor: aan.