HETANEWS

Sistim Penggajian Dinilai Rugikan Karyawan PT Bridgestone

Penggajian karyawan Bridgestone melalui Bank Syariah Mandiri. (foto/dmnk)

Simalungun, hetanews.com - Miris memang nasib yang dialami Legino warga Dusun V Raya Dolok, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ini.

Pasalnya sudah sekitar 6 tahun mengabdikan diri sebagai karyawan di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE), dirinya tidak mendapatkan gaji yang semestinya.

Informasi yang dihimpun, Legino bekerja di Divisi 2 Afdeling G sebagai karyawan penderes karet PT Bridgestone beralamat di Nagori Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

PT Bridgestone bergerak di perkebunan karet ini milik Jepang atau Pemilik Modal Asing  (PMA) ini adalah perusahaan yang memproduksi ban bermerk internasional.

PT Bridgestone dalam sistem penggajian melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) ini diketahui telah merugikan karyawan. Sebab gaji yang sudah menjadi hak karyawan tidak bisa dirasakan.

Legino menuturkan, ini diketahui saat gaji masuk ke rekeningnya, Jumat (8/6/2018) hanya masuk Rp 150 ribu.

Sementara Legino mengaku, gaji yang diterima seharusnya Rp 1.089.000. Ini membuat dirinya Senin (11/6/2018) mendatangi pihak HRD PT Bridgestone untuk mempertanyakannya.

"Saya bingung, mau Hari Raya Lebaran gaji tidak masuk. Saya sangat kecewa dan merasa dirugikan," ungkapnya.

Melihat kondisi ini, maka sistem penggajian melalui BSM perlu dipertanyakan dan diaudit. Kuat dugaan masih ada karyawan lain yang menjadi  korban seperti itu.

Pihak PT Bridgestone melalui Asisten HRD, Joni saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp (AW), Senin (11/06/2018), awalnya menganggap ini hanya hoax. "Berita hoax ini bg," ungkapkannya.

Namun ketika awak media tetap menyangkal ini bukan hoax, Joni memberikan jawaban berbeda.

"Ia bg, kita coba hubungi pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) tapi mereka sudah libur. Jadi habis lebaran setelah BSM masuk kerja baru dicek," sebut Joni.

Sementara Manager BSM, Sofyan saat dikonfirmasi awak media via WA, Selasa (12/06/2018) mengatakan, akan mengkoordinasikan dengan pihak PT Bridgestone.

"Segera kita koordinasikan dengan PT Bridgestone pada kesempatan pertama masuk kantor pak," tulis Sofyan.

Namun ketika awak media menanyakan kenapa ini bisa terjadi, Sofyan tidak ada memberikan jawaban.

Penulis: tim. Editor: aan.