Thu 15 Nov 2018

Panwaslu Asahan akan Panggil Anggota DPRD dan Ketua Apdesi

Pihak Panwaslu Asahan saat memberikan keterangan pers pada wartawan. (foto/ferry)

Asahan, hetanews.com - Beredar infomasi dugaan Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat membagi-bagi uang kepada sejumlah Kepala Desa (Kades) saat menggelar rapat di Kantor Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, pada Selasa (5/6/2018) malam.

Menyikapi hal tersebut, pihak Panwaslu Asahan pada Selasa (12/6/2018) akan memanggil Rosmansyah (anggota DPRD Asahan) dan Sujud Prayetno (Ketua Apdesi) serta sejumlah Kades lainnya.

“Mereka ini akan kita panggil untuk dimintai keterangan. Karena mereka ini berada di acara tersebut," ucap Ketua Panwaslu, M Irfan Rambe saat konfrensi persnya dengan sejumlah wartawan pada Senin  (11/6/2018) malam.

Panwaslu akan meneliti laporan yang diserahkan oleh warga Simpang Eampat pada Minggu (10/6/2018) terkait paslon yang diduga bagi-bagi uang kepada sejumlah Kades.

Irfan menuturkan, laporan dari warga itu akan ditindak lanjuti dan dimasukkan dalam kategori registrasi serta langsung diproses.

"Tenggang waktu yang kita perlukan selama 5 hari ke depan sesuai dengan Perbawaslu Nomor 14 Tahun 2017 tentang Laporan Pelanggaran," papar Irfan.

Dirinya juga berharap, kepada rekan-rekan wartawan bersabar, karena dalam 5 hari kedepan pihaknya akan umumkan hasil penyelidikan.

"Akan diumumkan pakah laporan warga yang kita terima soal dugaan  bagi-bagi uang tersebut terbukti atau tidak," ujar Irfan didampingi Komisioner lainnya Khomedi Hambali Siambaton dan Halimatusaddiah.

Sementara itu, Khaidir Muda selaku Ketua Tim Sukses Djarot-Sihar Kabupaten Asahan kepada hetanews.com, mengutuk keras berita hoax yang mengatakan bahwa Djarot ada membagi-bagi uang kepada sejumlah Kades dalam pertemuan tersebut.

Mengenai pemanggilan yang akan dilakukan, pihaknya akan berkerjasama dengan Panwaslu secara jujur dan adil.

Sementara neberapa warga berharap agar pihak Panwaslu Asahan berkerja secara profesional , jujur dan transparan tanpa takut dengan intervensi atau tekanan dari pihak manapun.

Selain itu, warga juga meminta untuk mengusut tuntas kehadiran Djarot dalam pertemuan Apdesi tersebut agar tidak timbul polemik di tengah-tengah masyarakat.

Penulis: ferry. Editor: aan.