HETANEWS

Penahanan Dosen USU Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Ditangguhkan Oleh Polda Sumut, Ini Alasannya

Saat Penahanan HDL, Dosen USU Beberapa Waktu Lalu

Medan, hetanews.com - Salah seorang guru dosen di Universitas Sumatera Utara (USU) yang ditangkap oleh Direktorat Krimsus Subdit Cybercrime Polda Sumut, atas dugaan ujaran kebencian di media sosial beberapa waktu lalu.

Dosen USU yang berinisial HDL resmi ditangguhkan penahananya, hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja atas penangguhan penahanan HDL.

“Benar sudah ditangguhkan dosen itu pada Kamis (7/6) kemarin,” kata Tatan kepada wartawan, Minggu (10/6).

Tatan menjelaskan bahwa penangguhan terhadap HDL dikabulkan karena yang bersangkutan berstatus sebagai ibu rumah tangga sekaligus kepala rumah tangga yang harus menghidupi orang tua dan tiga anaknya.

“Kita sudah mendengar pengakuan beliau bahwa dirinya sebagai tulang punggung di keluarga. Setelah beliau ditangguhkan, tampak raut wajahnya senang dan kondisinya juga terlihat membaik,” jelasnya.

Menurut Tatan, penangguhan yang dilakukan oleh penyidik tersebut juga memiliki alasan. Selain sebagai tulang punggung keluarga, HDL juga mempunyai riwayat penyakit Vertigo.

“Hal tersebutlah yang menjadi alasan kita untuk melakukan penangguhan.” jelasnya.

Tatan menambahkan bahwa banyak pihak yang menjamin HDL untuk penangguhan itu. Selain keluarga juga pihak dari USU.

“Semuanya menjamin beliau untuk ditangguhkan. Karena semua orang berhak mengajukan penangguhan tahanan,” pungkas mantan Wakapolrestabes Medan tersebut.

sumber: sipayo.com

Editor: sella.