HETANEWS

Diminta Beri Tulisan #2019GantiPresiden di Gelang Jemaah Haji, Begini Ungkapan Kejengkelan Menteri Agama

Lukman Hakim Saifuddin

Jakarta, hetanews.com - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin merasa jengkel dengan permintaan netizen. Mellaui akun Twitter @lukmansaifuddin yang ia tuliskan pada Kamis (7/6/2018).

Mulanya, Lukman Hakim menuliskan cuitan yang memberikan informasi bahwa dalam penyelenggaraan haji 2018, kini gelang yang sudah dilengkapi dengan QR Code.

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Nasrullah Jasam mengatakan QR code pada gelang itu memuat data rinci jemaah haji. 

 Lantas, cuitan Lukman tersebut mendapatkan respon dari seorang netizen dengan akun @abu_waras.

Akun @abu_waras meminta agar gelang tersebut ditambahkan tulisan #2019gantiPresiden.

"Tulisannya ada yang kurang pak, mungkin bisa ditambahkan tulisan #2019GantiPresiden.

*Hanya Usul Saja Untuk Kebaikan Bangsa Dan Negara Serta Menjaga Keutuhan NKRI dan Kebhinekaan," tulis akun @abu_waras.

Merasa terganggu, Lukman hakim lantas menyindir netizen tersebut dan menjawab bahwa haji adalah ibadah yang tidak sepatutnya dikaitkan dengan politik. praktis.

"Duh, Masih saja berpolitik praktis dalam beribadah mahdhah," tulis Lukman hakim.

 Diketahui, Gelang jemaah haji ini terbuat dari baja putih yang bisa disebut monel atau stainless Steel. Ketebalan monel 1,2 mm BA Type 304 2B dengan unsur kimia Carbon, Mangan, Silikon, Chrom, Phospor, Sulfur.

Gelang haji memiliki dimensi panjang 214,47 – 216,47 mm, lebar 10-12 mm, tebal 1,2 mm, dan berat 26 gram.

Gelang ini juga didesain tahan api. Bagian dalam gelang, tercetak grafir Kementerian Agama beserta logo dan keterangan tahun.

Sedang bagian luarnya, memuat informasi identitas jemaah berupa embarkasi haji dan tahun keberangkatan, nomor kloter, nomor paspor, tulisan Al-Hajj Al-Indonesii (dalam huruf Arab), bendera merah putih, QR code, dan nama jemaah haji.

sumber: popnesia.com

Editor: sella.