HETANEWS

Kondisi Jembatan Memprihatinkan, Warga Tuding Perkebunan dan Pengusaha 'Tutup Mata'

Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan.

Simalungun, hetanews.com - Sejumlah pengguna media sosial (medsos) Facebook (FB) menuding pihak perkebunan dan pengusaha tutup mata atas kerusakan jembatan yang semakin memprihatinkan di Nagori Balimbingan Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. 

Dikutip dari akun Edi Susanto dan Charisma Aulia Az Zuhri pada, Senin (10/6/2018), bahwa akses jembatan penghubung ke Nagori Bahkisat dan Maligas Tongah itu setiap harinya dilalui ribuan warga pengguna jalan. "Maaf bukan binatang," tulisnya.

Selanjutnya ditambahkan, akibat kurangnya perhatian pemerintah maupun pihak perkebunan dan pengusaha yang jelas-jelas mendapatkan keuntungan dari akses jembatan berlantaikan bahan kayu tersebut.

"Kondisi kerusakannya bertambah memprihatinkan. Bahkan bukan saja mengkhawatirkan semua warga. Mengingat sebentar lagi perayaan Idul Fitri, tentu sanak saudaranya masing masing mudik," tulisnya kembali.

Disebutkan juga setiap rusak parah, jembata iti diperbaiki, namun memakai kayu asal-asalan seperti kayu pohon kelapa, sehingga cepat rusak. Semua pihak yang berwenang sepertinya tak mau tau termasuk perkebunan dan pengusaha.

"Cemanalah mau dibilang ya...kok bisa sich, tega gitu liat jembatan kayak gini. Uda mau lebaran loo bapak/ibu boss/badan usaha yang tiap hari ngangkut duit," tulis akun Charisma.

Mereka juga meminta agar jembatan itj segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat kesal dan marah karena ulah tutup mata pihak perkebunan dan pengusaha transportasi.

Penulis: zai. Editor: aan.