Karo, hetanews.com - Memasuki liburan panjang menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2018, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di perbatasan Kabupaten Deliserdang-Tanah Karo, Sabtu (9/6/2018) sekira pukul 18:30 WIB.

Satu unit bus pariwisata yang membawa 42 orang siswa/i Taman Kanak-Kanak (TK) Gloria Padang Bulan Medan masuk ke jurang sedalam 15 meter tepatnya di Km 53. Puluhan siswa/i dan 3 orang guru mengalami patah tulang dan luka-luka.

Salah seorang siswi TK mendapatkan perawatan medis. (foto/charles)

Rombongan siswa/i TK ini usai merayakan perpisahan di Hotel Mickey Holiday Berastagi dan dalam perjalanan balik ke Medan.

Saat melintas di lokasi kejadian yang posisi jalan yang menurun sekira pukul 18.30 WIB, tiba-tiba rem tidak berfungsi. Sehingga bus dengan nomor polisi (nopol) B 7506 XA ini tergelincir masuk ke jurang sedalam 15 meter.

Salah seorang siswi TK mendapatkan perawatan medis. (foto/charles)

“Diduga remnya blong, sehingga bus itu masuk ke jurang. Kita sudah mengevakuasi para korban, semua penumpang yang terdiri dari siswa/i TK dan 3 orang guru sudah dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan,” ujar petugas piket Pos Pam Doulu Abdianto Barus di wilayah hukum (wilkum) Polres Karo.

Sementara informasi dari warga yang melintas, kejadian itu begitu cepat terjadi. Kemungkinan supir panik, karena remnya tiba-tiba tak berfungsi. Sehingga bus langsung terjun ke jurang.

Warga saat memadati lokasi kejadian. (foto/charles)

“Kami yang melihat, ikut mengevakuasi korban dengan memecahkan kaca belakang bus. Petugas langsung membawa korban ke RS. Tapi kurang tau ke RS mana,” ujar beberapa orang warga di lokasi kejadian.