Thu 15 Nov 2018

Terima Laporan, Pemilik Kos-Kosan Ini Buat Pernyataan Mengejutkan

Lokasi Cia Kos atau Kos Andalas, di Jalan Maluku Gang Andalas. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Pengakuan mengejutkan dari salah satu pemilik kos di Siantar yang menyatakan adanya penyalahgunaan narkotika di lokasi usaha miliknya.

Dia juga menantang polisi untuk melakukan penggerebekan. 

Adalah inisial MM, pemilik Cia Kos atau lebih dikenal Kos Andalas, terletak di Jalan Maluku Gang Andalas, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Informasi dihimpun awak media, Sabtu (9/6/2018), disebutkan, bahwa pengakuan secara gamblang dilontarkan wanita bertubuh tambun itu, ketika ia mendatangi usahanya sekitar pukul 10.00 WIB lantaran adanya laporan dari warga dan anak kos.

"Tadi jam dua pagi aku ditelepon warga, disini ribut kali. Jam tujuh pagi tadi pun aku ditelrpon lagi sama anak kos, katanya ada lagi ribut di kos ini, siapa yang ribut itu? Mana, mana yang punya kos ini," kata MM yang saat itu berada di depan kamar kos nomor 11.

Mendengar hal tersebut, beberapa pengunjung dan anak kos di sana, mencoba menyergah perkataan dan mencoba menjelaskan yang sebenarnya, lantaran tak sesuai dengan laporan yang ada.

"Kami baru datangnya kak, jam lima pagi tadi kami datang tidak ada kami datang jam dua pagi, itu pun kami tidak ada ribut sampai mengundang warga disini datang,"terang salah seorang pengunjung kos.

Mendengar hal itu, Meylin tetap ngotot, bahwa kamar nomor 11, merupakan sumber keributan di sana. Tak hanya itu, wanita bertubuh tambun ini juga terkesan arogan ketika diinformasikan soal praktik penyalahgunaan narkotika di sana.

"Yah tau,tau aku orangnya ada nyabu di sini. Suruh saja polisi gerebek. Kalau ada yang berani, gerebek saja sekarang," ucap istri oknum Jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun itu.

Sementara itu, beberapa warga di sekitar lokasi kos, berharap agar aparat berwajib melakukan operasi ke kosan. Selain diminta membongkar praktik narkoba di sana, warga juga meminta aparat pemerintah seperti Camat, Lurah memberi peringatan kepada pemilik kos.

"Kalau gak salah bulan Januari kemarin sudah diadukan masyarakat sini kos-kosan itu. Itulah karena bisinng dan menganggu kenyamanan. Habis dilaporkan itu, datang lah Camat, Lurah sama Satpol PP merazia," ujar salah satu warga enggan namanya dicatut.

Sementara MM melalui sambungan telepon menjelaskan, dirinya mendatangi kos-kosan itu karena adanya laporan warga ada yang mabuk-mabukan di tempat usahanya. Ini membuat dirinya mendatangi kos-kosan itu untuk mengecek informasinya.

"Saya menerima informasi katanya ada kebisingan di kos-kosan. Makanya saya datang untuk mengeceknya," ujar MM.


Penulis: bt. Editor: gun.