Thu 15 Nov 2018

Diduga Faktor Tekanan Ekonomi, Warga Asal Siantar Nekad Gantung Diri

Jenazah korban saat diturunkan warga.

Simalungun, hetanews.com - Rahman Cahyono (33) nekad melakukan aksi gantung diri, Jumat (8/6/2018) sekira pukul 07.00 WIB di rumah kontrakannya, di Sidorejo V Nagori Bosar, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun.

Warga Naga Huta Blok I Gang Umbul Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar ini melakukan gantung diri diduga faktor tekanan ekonomi.

Awalnya saksi Kardi setiap harinya memberikan makanan ternak kambingnya, dan melihat pintu rumah kosong yang biasa dia tiduri untuk istirahat siang dalam keadaan terbuka.

Kardi yang merasa curiga lalu membuka pintu rumah kosong itu, dan melihat pria yang tak memiliki pekerjaan menetap ini dalam keadaan tidak bergerak dengan posisi tergantung menggunakan tali kabel listrik.

Spontan saksi  pun berteriak dan lari ke arah rumah kontrakan korban yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mertua Rahman yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi dan memberitahukan pada warga maupun Pangulu.

Selanjutnya Pangulu Nagori Bosar, Sofian menghubungi Bapulbaket Polsek Panei Tongah, Bripka Dodi P Sembiring memberitahukan adanya kejadian gantung diri.

Jasad korban yang tergantung akhirnya diturunkan warga setelah petugas Kepolisian tiba di TKP. Dari lokasi diamankan barang bukti kabel listrik sepanjang 2 meter dan tangga kayu.

Diduga korban nekat melakukan gantung diri dikarenakan tekanan ekonomi. Pasalnya saat ini isteri korban baru melahirkan anak kedua. Sementara korban diketahui belum bekerja secara tetap .

Atas kejadian itu, pihak keluarga dan isteri korban membuat surat pernyataan kepada pihak Kepolisian untuk tidak dilakukan otopsi dan mengiklaskannya.

Penulis: jer. Editor: aan.