Labuhanbatu, hetanews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Labuhanbatu yang tergabung dalam tim gabungan bersama Dinas Perdagangan, Dinas Perternakan, Satpol PP dan Polres setempat kembali menemukan produk makanan yang sudah expaired atau kadaluarsa di Suzuya Mall Rantauprapat, Jalan Sisingamangaraja, Rabu (6/6/2018).

Usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Supermarket Brastagi, tim gabungan bergerak ke Suzuya Mall Rantauprapat.

Di tempat itu ditemukan sejumlah produk kadaluarsa, makanan berjamur, serta makanan dan minuman kemasan yang telah rusak.

Roti bolu yang berjamur.  (foto/fendi)

"Adapun produk makan yang tak layak konsumsi hampir keseluruhannya merupakan jajanan anak-anak, seperti Yogurt, Sonice, Sosis dan minuman kaleng. Bahkan kita temukan juga roti bolu yang sudah berjamur, namun tetap dipasarkan," ungkap Kadiskes Labuhanbatu Tinur Bulan didampingi Kanit Ekonomi Polres Labuhanbatu, Iptu Galih Ramadhan.

Menurut Tinur, jika dilihat dari posisi keadaan makanan yang berjamur dan kadaluarsa, maka sangat berbahaya bagi yang mengkonsumsi, terutama anak-anak.

"Kita akan tindak tegas masalah ini, bila perlu ijin higienis dari Dinkes tidak dikeluarkan," ucapnya.

Makanan dan minuman yang kadaluarsa.  (foto/fendi)

Alasannya, beberapa waktu lalu pihak Dinkes Labuhanbatu telah melakukan pembinaan kepada Suzuya Mall terkait makanan tak layak konsumsi.

"Namun masih tidak mereka indahkan. Ini masih saya temukan makanan kadaluarsa dan penyimpanan produk di gudang yang tidak sesuai standart kesehatan. Kita beri tindakan terhadap pihak manajemen Suzuya Mall ini," papar Tinur.

Sebagai bentuk tindakan terhadap Suzuya Mall, Dinkes dan Unit Ekonomi Polres memboyong Kepala Suvervisior Barang dan Produk Suzuya, Nuri ke Polres Labuhanbatu guna dimintai keterangan terkait makanan kadaluarsa tersebut.