Humbahas, hetanews.com - Terkait dengan truk pengangkut material milik PT Seneca yang melebihi kapasitas yang kerap melintasi jalan Saitnihuta, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) layangkan surat peringatan kedua.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Humbahas, Jaulim Simanullang, melalui Kabid Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dan Angkutan, Pantas Purba kepada wartawan, Rabu (6/6/2018). 

"Kita sudah menyampaikan surat yang kedua terhadap PT Seneca, Namun sampai saat ini belum ada balasan tertulis. Di mana surat pertama pihak PT Seneca mengatakan bahwa pihaknya tidak ada kaitannya dengan pengangkutan. Pihaknya katanya membeli material langsung dari gunung," ucap Pantas. 

Lebih lanjut, kata Pantas, sesuai aturan UPL/UKL, semua dampak yang disebabkan dan proses pengangkutan adalah tanggung jawab pihak perusahaan. 

"Sesuai dengan UKL/UPL bahwa pengangkutan itu adalah tanggung jawab perusahaan. Di mana didalam UKL /UPL tersebut tidak ada dokumen Koperasi Pangalangge dan CV Rogomas," katanya. 

Pihaknya juga berharap, agar PT Seneca segera menertibkan truk yang memasok material kepada perusahaan tersebut.

"Kita dari Dishub hanya sebatas pembinaan, maka dengan itu berharap supaya PT Seneca menertibkan truk pamasok kepada perusahaan. Kalau masih belum ditanggapi surat yang kedua dan pembinaan yang kita lakukan, dinas terkait akan memberikan laporan ke Bupati agar dilakukan tindakan terhadap perusahaan," imbuhnya lagi. 

Sebelumnya, Dishub Humbahas telah melakukan penilangan terhadap truk pengangkut material milik PT Seneca yang melintas di Jalan Saitnihuta pada jumat (1/5/2018) lalu. Di mana saat itu diketahui semua mobil truk yang menggangkut material untuk pengolahan aspal hotmix milik PT Seneca berlokasi di Kecamatan Pollung itu melebihi kapasitas atau over tonase dan tidak sesuai dengan kelas jalan.

Atas hal itu, Ketua LSM KITA PD Kabupaten Humbahas, Roysman Simamora, Rabu (6/6/2018) meminta agar Pemkab setempat bertindak dan memberi saksi yang tegas terhadap perusahaan yang mengolah aspal hotmix tersebut. 

"Pemkab Humbahas harus bertindak tegas, jangan diam saja, kita sudah turun ke lapangan, dan jelas atas dampak truk yang melebihi kapasitas tersebut, sepanjang Jalan Saitnihuta telah rusak. Bahkan masyarakat sekitar resah dengan truk yang melintas dan atas keadaan jalan itu. Kalau kemarau hanya abu yang ada dan kalau hujan jalan tersebut becek dan berlumpur," tukasnya.