Batubara, hetanews.com - Mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan, 2 orang pria tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terpaksa 'dihadiahi' timah panas di pergelangan kaki, Minggu (3/6/2018) sekira pukul 01.00 WIB.  

Kedua tersangka adalah Indra (30), warga Dusun VII Desa Kandangan Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara dan Syamsul Bahri alias Antan ( 27) warga Dusun VIII Desa Simpang Gambus, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres, AKBP Robinson Simatupang pada press realease didepan wartawan di aula Polres Batubara di Lima Puluh, Senin (4/6/2018).

Menurut Kapolres kronologi kasus curanmor itu terjadi pada Sabtu (19/5/2018) sekira pukul 06.15 WIB, korban Riana Sembiring tiba di rumahnya sepulang belanja dari pajak. Lalilu memarkirkan sepeda motor Honda Vario warna putih nomor polisi (nopol) BK 4963 OAA di samping teras rumahnya di Sei Suka.

"Selanjutnya korban langsung ke dapur untuk memasak makan pagi sehubungan hendak ke sekolah untuk mengajar," papar Robinson.

Setelah selesai memasak korban mandi dan berpakaian dinas lengkap untuk berangkat ke sekolah. Namun saat akan mengambil sepeda motor, korban terkejut karena kendaraan roda 2 nya itu tidak berada di samping teras rumah. Bahkam teringat kunci sepeda motor tidak dicabut dan dompet tertinggal di jok kendaraan roda 2 itu.

Hari itu juga korban membuat pengaduan ke Polsek Indrapura dengan LP/62/V/2018/SU/ Res Batu Bara/Sek Indrapura.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, pada Sabtu (2/6/2018) sekira pukul 10.30 WIB ada seorang laki-laki dewasa diduga sebagai pelaku 363 ranmor sedang berada di Jalan Acces Road tepatnya di depan Supermarket Deco 100 Pajak Sore Medang Deras.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) personil Satuan Reskrim mendatangi orang yang dicurigai dan dilakukan penggeledahan.

"Ternyata setelah dilakukan penggeledahan di temukan 1 unit handphone (HP) merk Nokia tipe 105 digunakan tersangka. Kemudian 1 buah buku tabungan Bank Sumut milik korban Riana  Sembiring  berada di dalam jok sepeda motor milik tersangka," papar Kapolres.

Guna pengembangan, tersangka yang diketahui bernama Syamsul Bahri digiring ke Hotel Mutiara Inn Desa Sipare Pare, Kecamatan Air Putih.

"Sekira pukul 01.00 WIB, Minggu (3/6/2018)  personil Reskrim Polres Batubara berhasil mengamankan tersangka Indra berikut barang bukti sepeda motor Vario," papar Robinson.

Lanjut Kapolres, saat dilakukan pengembangan kedua tersangka mencoba melarikan diri, sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menghadiahi kaki keduanya dengan timah panas. Selanjutnya keduanya diboyong ke komando guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres juga menghimbau warga agar berhati-hati dan cermat mengamankan harta bendanya. Diriny mengharapkan agar saat memarkirkan kendaraan tidak hanya mengandalkan kunci stang standard melainkan juga menggunakan kunci ganda.