HETANEWS.COM

Kajari: Ketua KSM dalam Kasus Ipal Sanimas Berpeluang Jadi Tersangka

Kantor Kejari Tebingtinggi. (foto/aguswan)

Tebingtinggi, hetanews.com - Oknum Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pada Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) Sanimas bantuan Islamic Development Bank (IDB) tahun 2016 berpeluang besar menjadi tersangka.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tebingtinggi, Fajar Rudi Manurung, Senin (4/6/2018) saat ditanya terkait hasil lidik dugaan korupsi pada pembangunan Ipal Sanimas bantuan IDB berdasarkan laporan dari masyarakat ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari).

"Akan ada oknum Ketua KSM berpeluang besar jadi tersangka  dan ini akan kita putuskan di akhir Juni 2018," tandasnya.

Fajar menuturkan, Tim Pidsus telah melakukan penyelidikan secara intensif dengan memeriksa para saksi mulai dari Ketua KSM/BKM dan pejabat terkait.

"Dari 9 Ipal yang di bangun tahun 2016 dengan biaya per 1 unit sebesar Rp 425 juta ada potensi terjadinya kerugian negara," papar Kajari.

Menurutnya, bentuk rill di lapangan ada ditemukan tidak selesainya sambungan SR ke rumah-rumah

Pekerjaan tidak dilakukan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) IDB dari Kementrian Pupere, sehingga Ipal tidak dapat di fungsikan.

"Kita telah meminta bantuan teknis dari Universitas Sumatera Utara (USU) menghitung berapa terjadi kerugian negara dengan konsekuensinya," sebut Fajar.

Penulis: aguswan. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!