Medan, hetanews.com- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan akan siaga bekerja selama liburan lebaran.  Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan Kota Medan, menjelang dan selama liburan Hari Raya Idul Fitri 2018.

"Kita telah membentuk tim  yang akan siaga bekerja selama liburan lebaran. Tim yang dibentuk meliputi penanganan kebersihan, pertamanan, penanganan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), pemakaman, pemangkasan pohon sebagai antisipasi jika terjadi pohon tumbang saat cuaca buruk, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, M Husni, Senin (4/6/2018).

Husni mengatakan, Kota Medan harus bersiap bersiap menyambut para pendatang yang akan masuk selama libur lebaran.

"Kami ingin menghadirkan kesan yang baik bagi pendatang," ujarnya.

Untuk penanganan Lampu Penerangan Jalan Umun (LPJU), katanya, pihaknya akan memasang sebanyak 3000 titik lampu LED di inti kota, dan menyisip beberapa titik di wilayah pinggiran kota untuk menggantikan lampu konvensional yang tidak berfungsi dengan baik.

"Untuk penerangan jalan tim LPJU akan memasang lampu LED mulai malam ini.  Pemasangan akan diawali di ruas Jalan Sunggal dan Terminal Terpadu Pinang Baris, karena ditempat tersebut memerlukan penerangan yang lebih. Dengan pemasangan LED ini, diharapkan Kota Medan semakin terang benderang,"ucapnya.

Khusus untuk penanganan sampah saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapangan Merdeka, Husni mengaku telah mempersiapkan 1 unit armada konvektor dan beberapa pekerja kebersihan yang akan membersihkan Lapangan Merdeka, setelah pelaksanaan Sholat Ied tersebut.

Selain itu, saat ini Dinas Kebersihan dan Pertemanan Kota Medan telah memiliki 40 armada baru yang terdiri dari 21 unit armada konvektor, yang nantinya akan dioperasikan di wilayah inti kota dan 19 unit typer yang nantinya dioperasikan pada daerah pinggir kota.

"Armada baru Dinas Kebersihan dan Pertamanan berfungsi untuk membantu armada sampah yang dimiliki 151 kelurahan se-Kota Medan. Dengan adanya penambahan 40 unit armada sampah yang ada di Dinas Kebersihan dan Pertamanan, saya optimis penanganan sampah di Kota Medan akan lebih optimal ke depannya, karena 40 armada baru ini sifatnya melapis pekerjaan kebersihan yang ada di kelurahan-kelurahan," pungkasnya.