Medan, hetanews.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tengku Erry Nuradi, mengapresiasi rencana Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Cabang Medan, untuk melakukan penyebaran dan penempatan Residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kulit dan kelamin ke berbagai kabupaten/kota di Sumut.

Demikian dikatakan Erry dalam acara silaturahmi dan jamuan makan malam bersama Perdoski Cabang Medan dan Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin (IKKK) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU), di Rumah Dinas Gubsu, di Medan, Sabtu (2/6/2018).

"Kita tentunya sangat menyambut baik inisiatif  ini. Kita ketahui, masih banyak rumah sakit yang ada di Sumut belum memiliki dokter spesialis, terutama kulit dan kelamin. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi langkah Perdoski dan Departemen IKKK FK USU untuk menempatkan residen PPDS di kabupaten/kota. Ini adalah bentuk bantuan kepada pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan dan menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah," katanya.

Ia menilai, selama ini dunia akademik kerap kali melakukan kunjungan serta kajian-kajian ke luar negeri. Untuk ilmu kedokteran, residen (siswa pendidikan dokter spesialis) ke luar negeri biasanya menjadi pertimbangan karena perkembangan teknologi alat-alat kesehatan di sana lebih maju dan canggih.

"Namun, perlu juga dipertimbangkan setiap negara dan tempat tentu memiliki pola kesehatan dan penyakit yang berbeda-beda. Terjun ke daerah-daerah langsung membantu kita bisa mengenali dan mengkaji masalah kesehatan yang nyata dirasakan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Ketua Perdoski Cabang Medan, sekaligus Ketua Program Studi IKKK FK USU, Imam B Putra menyampaikan, bahwa saat ini alumni IKKK FK USU telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Namun, penyebaran ini belum merata di berbagai daerah, khususnya kabupaten-kabupaten yang ada di Sumut.

"Melalui kerja sama dengan rumah sakit daerah, kami menempatkan Residen PPDS jenjang akhir yang disupervisi oleh staf rumah sakit. Seperti RSUD FL Tobing, di Sibolga, dan bulan depan kita tempatkan juga di RSUD Pandan serta di 4 Puskesmas di Kota Medan. Kita berharap, rencananya ke depan akan lebih banyak lagi di berbagai kabupaten/kota di Sumut,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Agustama juga turut mengapresiasi langkah Perdoski dan Departemen IKKK FK USU.

"Ini merupakan contoh sinergi yang positif antara pemerintah, universitas, dan tenaga kesehatan. Kita berharap, semoga semakin banyak inisiatif seperti ini kedepannya, sehingga pelayanan kesehatan di Sumut bisa maksimal," pungkasnya.