Medan, hetanews.com - Baru-baru ini, jagat maya dibuat heboh dengan unggahan berupa tangkapan layar (screenshot) bayi meninggal selepas berpuasa sehari penuh.

Unggahan itu beredar luas di lini media sosial Facebook.

Adalah akun berinisial RW mem-posting tangkapan layar itu pada Kamis (31/5/2018).

Kini posting-an RW telah dibagikan ribuan kali.

Dalam tangkapan layar, terdapat potret seorang bayi memejamkan mata.

Foto bayi itu diberi keterangan bahwa ia telah meninggal karena puasa hingga Magrib.

RW pun menambahkan keterangan yang menyalahkan ibu dari si bayi serta aturan puasa untuk anak.

"Begini nih kalau belajar Islamnya setengah2. Yg wajib puasa itu orang yg sdh baligh bukan anak kecil disuruh puasa. Kalaupun mau belajar puasa pun sudah usia SD bukan balita. Itu sama saja dengan ibunya membunuh anaknya sendiri," tulis pemilik akun RW.

Keesokan harinya, Jumat (1/6/2018), pemilik akun yang tertera dalam tangkapan layar yang telah tersebar luas itu membuat klarifikasi.

Akun tersebut bernama Febriyanti Kadue.

Dirinya menampik kebenaran dari kabar tersebut dan menyatakan itu hoax.

Ia mengungkapkan bahwa akunnya dibajak dan foto bayi itu bukan anaknya, melainkan keponakannya.

Saat ini bayi cantik itu pun dalam kondisi sehat dan tak menjalani puasa sampai Magrib seperti kabar palsu yang telah viral.

"Assalamualaikum.

Maaf saya hanya mau klarifikasi bahwa postingan yg kemarin itu HOAX. Ada yg bajak akun saya.

Anak yg di foto itu bukan anak saya tapi keponakan saya. Alhamdulillah anak yg di foto itu sehat walafiat.

Jadi jgn percaya dengan postingan kemarin yg di unggah di PORTAL GORONTALO dengan menggunakan akun saya.

Dan yg sudah memposting bahwa ank yg difoto ini adalah ank saya dan sudah meninggal semoga Allah SWT membuka pikirannya untuk tidak lagi mengumbar2 berita yg tidak benar. Amiin

sumber: tribun-medan.com