Medan, hetanews.com - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Islam.

Di dalam Bulan Ramadhan ini pula segala ibadah wajib maupun sunah pahalanya berlipat ganda diberikan oleh Allah SWT jika dikerjakan.

Oleh karena itu, Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama (YPWP) Medan menggelar buka puasa bersama sekaligus penutupan Pesantren Kilat Ramadhan 1439 H dan Penyantunan Anak Yatim.

Kegiatan ini diikuti seluruh siswa/i dari mulai tingkat Taman Pendidikan Alquran (TPA), Madrasah Diniyah Awwaliyah (MDA) hingga tingkat Sekolah Dasar (SD) di Ruang Multiguna YPWP baru-baru ini.

Kegiatan ini diawali dengan khataman Alquran yang dipandu langsung oleh Rusli Manik. Dilanjutkan dengan Quiz Ramadhan oleh guru-guru kreatif YPWP.

Para siswa/i yang mengikuti kegiatan begitu antusias, terlihat dari ketika mereka menjawab Quiz Ramadhan.

Penutupan pesantren kilat ramadhan 1439 H ini diisi juga dengan tausyiah agama oleh Al Ustadz Muammar Khadafi Tanjung.

Dalam tausyiah singkatnya, Muammar mengajak bersama-sama menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan cara rajin membaca Alquran serta mengkhatamkannya.

"Di Bulan Ramadhan juga kita diwajibkan untuk memperbanyak sedekah. Karena setiap sedekah yang kita berikan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT," terang Muammar.

Ketua YPWP, M Cheriandiva Putrakaya Harahap menerangkan, kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini berlangsung sejak tanggal 21-25 Mei 2018 kemarin dan ditutup dengan buka puasa bersama.

“Buka puasa bersama mengajarkan siswa/i arti pentingnya kebersamaan. Pada momen ini lah pihak sekolah berupaya agar siswa/i bisa menjalin ke akraban atau kebersamaan sesama teman dan guru-guru," paparnya.

Pada kegiatan itu juga dapat melatih siswa/i untuk menjadi orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, sebagaimana Firman Allah SWT yang artinya “wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa (QS. Al-Baqarah:183)".

Dalam firman Allah tersebut menjelaskan alasan diwajibkannya berpuasa ialah agar orang yang berpuasa mencapai derajat taqwa.

"Sebagaimana yang kami harapkan kepada para siswa/i agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa sebaik-baiknya taqwa. Saya juga berpesan agar bisa meningkatkan kedisiplinan," tegas Cheriandiva.

Kegiatan buka puasa bersama ini juga dirangkai dengan penyantunan anak yatim sebanyak 5 orang. Santunan diserahkan langsung oleh Pengawas Yayasan, Iriani didampingi Cheriandiva.

Acara juga dirangkai dengan pemberian hadiah kepada peserta terbaik Pesantren Kilat Ramadhan 1439 H pada tingkat TPA, MDA dan SD. Hadiah diberikan langsung oleh Kepala Madrasah.

Pada kesempatan itu juga terpilih guru terbaik pada Pesantren Kilat Ramadhan. Guru terbaik pertama diberikan kepada Irnawati Harahap, terbaik kedua, Siti Aisyah dan terbaik ketiga, Ryan Ardianto. Penilaian ini dinilai dari kehadiran guru dan ketepatan waktu pada saat Pesantren Kilat Ramadhan.