HETANEWS

Warga Angkat Bicara Soal Wabup Tak Diberi Kesempatan Serahkan Santunan Anak Yatim

Ketua Tim 2 Safari Ramadhan Pemkab Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunte ST menyerahkan bingkisan kepada BKM dan Mushol di Kecamatan Panai Tengah Labuhan Bilik dan Kecamatan Bilah Hilir Negeri Lama. (foto/sofyan)

Labuhanbatu, hetanews.com - Tim Safari Ramadhan 1439 H/2018 M Pemkab Labuhanbatu sebagai Ketua Tim 2 Wakil Bupati, Andi Suhaimi berkunjung ke Masjid dan Mushola di Kecamatan Labuhanbatu dimulai pada tanggal 18 Mei 2018 (2 Ramadhan 1439 H).

Namun warga Labuhanbatu angkat bicara terkait kegiatan itu. Pasalnya, dalam kegiatan itu  Wabup tidak ada terlihat menyerahkan  santunan anak yatim selama kegiatan Tim Safari Ramadhan berlangsung.

Mirisnya jadwal dikutak atik tanpa ada musyawarah dan pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga terkesan tidak baik dihadapan BKM, Kepala Desa (Kades) dan masyarakat.

Lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah diganti dengan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, salah satunya tertulis tugas, tanggung jawab dan larangan Bupati dan Wakil Bupati merupakan awal eksistensi pemerintah daerah dalam membangun serta menciptakan pelayanan, peran serta masyarakat, prakarsa dan pemberdayaan masyarakat yang pada akhirnya bertujuan pada peningkatan kesejahteraan rakyat. 

Yusuf (30) warga Labuhanbatu ketika ditemui saat acara Tim Safari Ramadhan di Mushola Baitul Ridho Kampung Nelayan Negeri Lama, menuturkan Wabup Andi Suhaimi Dalimunthe hanya menyerahkan bingkisan berupa voucher uang Rp 8 juta, seperangkat buku-buku Islami, Khutbah Jumat, Buku Yasin. Sementara jam dinding digital dan vacum cleaner diambil setelah Lebaran melalui Kantor Camat Bilah Hilir.

"Kenapa Wabup tidak ada menyerahkan  santunan untuk anak yatim  malam itu. Pantauan kita, setiap kunjungan Bupati sebagai Ketua Tim 1 Safari Ramadhan 1439 H/2018 M ada menyerahkan santunan anak yatim sebesar Rp 300 ribu untuk 1 orang," papar Yusuf

Menurutnya, ini menjadi pertanyaan apakah itu uang pribadi atau APBD. "Kalau kita hitung kasar berapa jumlah anak yatim setiap Desa/Kelurahan di Kabupaten Labuhanbatu yang diserahkan. Lagi pun itu uang APBD," tandas Yusuf

Hal senada juga disampaikan Tokoh Pemuda Pantai Labuhanbatu, Ismail (33) ketika dihubungi wartawan saat mengikuti reses Anggota DPRD Sumut dari Partai Demokrat di Desa Seitampang, Kamis (31/5/2018).

Dirinya juga mendengar dari warga mengenai tidak adanya amplop santunan anak yatim saat kunjungan Tim Safari Ramadhan dipimpin Wabup di wilayah Pantai Labuhanbatu.

"Tanda tanya saja lah. Kenapa Wabup tidak ada menyerahkan amplop untuk santunan anak yatim. Dia kan pejabat juga," paparnya.

Dia juga mempertanyakan uang yang diberikan Bupati untuk santunan anak yatim apakah pribadi, dari Pemkab atau pencitraan.

Lanjutnya, Wabup saat Safari Ramadhan di Kecamatan Pantai Mulai dari Panai Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu dan Bilah Hilir, dirinya tidak ada melihat dan mendengar orang nomor 2 itu menyerahkan amplop untuk anak yatim.

Sementara Bidang Sosial (Binsos) Pemkab Labuhanbatu, Akmal ketika dihubungi via ponsel, Jumat (1/6/2018) menjelaskan, Tim Safari Ramadhan 1439 H/2018 M ada menyerahkan santunan anak yatim berjumlah 1.773 orang di Desa dan Kelurahan. Menurutnya, anggaran untuk santunan anak yatim itu dari APBD Labuhanbatu.

"Per orang Rp 300 ribu, sehingga total jumlah uangnya Rp 531.900.000. Ini kita serahkan untuk Tim 1 Bupati menyerahkan secara simbolis dan selanjutnya camat yang akan mengambil kekurangannya  Untuk Tim Safari lainnya, saya tidak mengetahui, itu hak penuh dari Bupati tentang amplop santunan anak yatim," terang Akmal.

Sementara Wabup Andi Suhaimi mengakui, dari awal jadwal Tim Safari diberikan kepada dirinya tidak ada menerima bentuk amplop untuk santunan anak yatim.

Dia juga mengaku, mendapat kabar bahwa Tim 1 Bupati ada menyerahkan santunan. Andi mengira itu uang pribadi Bupati.

"Jika itu anggaran APBD Labuhanbatu, saya tidak ada diberitahu baik melalui telepon atau tulisan resmi. Sekali lagi saya menyatakan tidak ada menerima amplop untuk santunan anak yatim sebagai Ketua Tim 2 Safari Pemkab Labuhanbatu. Ini agar masyarakat Labuhanbatu mengetahuinya. Saya akan tindaklanjuti apa yang disampaikan warga," paparnya.

Penulis: sofyan. Editor: aan.