HETANEWS

Satpol PP Himbau Pemilik Usaha Lengkapi Izin Usaha dan Alat Pencegah Kebakaran

Kabid Trantibum Pol PP, Abidin Damanik. (foto/hug)

Siantar, hetanews.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Tim Terpadu yang tergabung di dalamnya Polisi Militer, Polisi Resort Siantar dan Humas Pemko Siantar, resmi mengakhiri operasi penegakan Perda (Peraturan Daerah) yang digelar selama tiga hari. 

Hal itu dibenarkan Kasatpol PP, Robert Samosir melalui Kabid Trantibum Satpol PP, Abidin Damanik usai menggelar operasi, saat ditemui di Kantor Satpol PP, Jalan MH Sitorus Siantar, Kamis (31/5/2018).

Dari giat operasi yang digelar sebanyak tiga kali ini, diamankan sebanyak 15 orang yang tidak memiliki identitas dari 24 tempat kos yang ada di Siantar. 

Selain itu, masih ditemukan sejumlah perusahaan dan pabrik yang tidak memiliki alat kelengkapan pemadam kebakaran, berupa tabung racun api, serta ketidak lengkapan izin usaha dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemilik usaha kos - kosan.

Adapun kegiatan operasi ini, kata Abidin, digelar dalam penegakan Perda No 9 Tahun 1992 tentang Kemanan dan Ketertiban umum.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau, supaya pemilik usaha, khususnya pemilik kos di Siantar agar mematuhi peraturan yang berlaku. 

"Kita himbau kepada pemilik kos supaya mengetahui siapa saja penghuni kosnya. Kita khawatirkan ada penghuni gelap yang dapat menggangu ketentraman di kota ini. Selain itu, kepada pemilik kos juga harus memiliki surat izin dan IMB. Kalau tidak ada, segera dilakukan pengurusan ke dinas terkait,"kata Kabid Trantibum Satpol PP ini.

Ia menambahkan, kepada pemilik usaha kos dan pemilik perusahaan atau pabrik supaya segera melengkapi alat keamanan kebakaran untuk mengantisipasi bencana. Pemilik usaha yang sudah memiliki alat pemadan kebakaran (tabung racun api), supaya mengecek masa kadaluarsanya. Apabila sudah kadaluarsa atau kosong, segera dilakukan pengisian ulang ke Bagian Pemadam Kebakaran (Damkar). 

Dari gelar operasi di hari terakhir ini, terjaring 2 pria yang tidak memiliki identias, diamankan dari salah tempat kost, dari 9 kos - kosan yang dilakukan pemeriksaan. Kedua pria tersebut seperti biasanya, diboyong ke Kantor Satpol PP untuk membuat surat pernyataan didampingi wali mereka.

Selain menyasar ke tempat kos - kosan, Satpol PP dan Tim Terpadu juga menggelar operasi ke Kilang Padi Sentosa, CV Siantar Simalungun, Kilang Padi Bona, Rumah Makan Sederhana dan CV Tekhnik yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Siantar, memastikan kelengkapan izin usaha dan perlengkapan alat pemadam kebakaran.

Penulis: gee. Editor: gun.