Siantar hetanews.com- Ketua Komisi III DPRD Kota Siantar, Hendra Pardede, meminta Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) segera menjalin komunikasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), yaitu terkait semrawutnya kabel saluran televisi (TV kabel) dan kabel layanan internet rumah, di beberapa tempat di Kota Siantar.

Maraknya sambungan layanan internet rumah dan televisi kabel yang dipasang secara tidak teratur, di tiang - tiang telephone maupun tiang listrik ini, sebelumnya sudah menjadi pembahasan saat rapat Pansus DPRD dengan Diskominfo yang digelar, beberapa waktu yang lalu. 

Oleh karena itu, Hendra mempertegas, agar persoalan ini jangan dibiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian dari Pemko Siantar. Sebab, ini tentu akan berdampak pada semrawutnya kota, dan kekhawatiran atas bertambahnya jumlah pengguna TV kabel maupun jaringan internet rumah di Siantar.

"Ini sudah kita sampaikan pada pansus kemarin. Untuk itu, Diskominfo harus secepatnya berkordinasi dengan Satpol PP dan PIT ( PT-PTSP saat ini) untuk memastikan izinnya. Karena ini (TV kabel) sudah marak, semrawut ditiang - tiang itu. Mereka punya izin dari provinsi (Pengusaha TV Kabel,red), tapi dipasangnya di kota ini. Itu gak boleh dibiarkan begitu saja, kota ini makin semrawut,"kata Hendra, Senin (28/5/2018).

Sementara itu, Kadiskominfo, Posma Sitorus didampingi Jontar Nainggolan  yang ditemui hetanews, belum lama ini, membenarkan jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan atas izin dari perusahaan TV Kabel di Kota Siantar.

Dari data yang mereka miliki, ada 4  perusahaan TV Kabel. Satu diantaranya dari empat perusahaan tersebut telah memiliki izin dan yang tiga lain sedang melakukan pengurusan. 

"Kemarin kita sudah langsung cek izin ke KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) di Medan. Memang izinnya langsung dari provinsi. Dari empat perusahaan TV kabel itu, satu diantaranya sudah lengkap izinnya. Tiga lagi masih dalam pengurusan. Kalau kabel yang lain itu kan indiehome,"kata Jonter Nainggolan diamini Posma Sitorus.

Jonter pun mengakui, semrawutnya susunan kabel akibat jaringan layanan internet rumah yang dipasang diantara kabel telephone maupun tiang listrik. 

"Kalau kabel yang kecil - kecil itu, itu layanan internet indiehome. Kalau TV kabel gak sampai jumlah segitulah banyaknya,"kata Jonter.