Simalungun, hetanews.com - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), salahkan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Simalungun, Akmal Siregar yang mengklaim proyek rehabilitasi alias bongkar pasang terhadap dinding kantornya, sebagai kegiatan pembangunan gedung baru.

"Perbaikan yang saya dengar dari mereka. Perbaikan hanya menutup, mau buat serpan sesuai anjuran KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Itulah dibuatlah order," ucap Brian Simorangkir, di sekitar ruang kerja, di Dinas Pendapatan (Dispenda) Simalungun, Senin (28/5/2018).

Bukan, bukan pak. Nanti dia (Akmal Siregar,red) lupa pak. Kalau yang rutin, di bawah pagu Rp 50 juta, Pejabat Pembuat Komitmen kegiatan di dinas itu, Warsono Manihuruk. Yang kudengar dari mereka, kegiatan yang sedang berlangsung itu di bawah Rp 50 juta.

Jadi di atas Rp 50 juta, bapak PPK nya?, tanya hetanews.

"Ia. Aku belum ada mengeluarkan seles seles di atas Rp 50 juta. Karena masih perencanaan. Itu kan di bawah Rp 50 juta. Bukan, bukan aku PPK dari seluruh kegiatan dinas tersebut,"tegasnya.

Baca Juga: Ada Proyek ‘Siluman’, Kadis Kominfo Simalungun Kok Dibiarkan?

Menurutnya, Surat Kuasa (SK) PPK yang disandangnya dari kegiatan Dinas Kominfo itu, bukan dari KPA (Kuasa Pengguna Anggaran). "Bukan, bukan pak. SK kita dari Sekda (Sekeretaris Daerah). Karena sudah antar dinas. Tapi bukan untuk semua kegiatan,"bilangnya.

Kalau yang rehab PPK nya si Warsono Manihuruk. Aku PPK di atas pagu Rp 50 juta. "Kan mereka (Kominfo) meminta ke ULP yang mengerti tentang komputer. Aku tak terima. Dia yang salah. Pembangunan baru itu, kan dimulai dari dasar. Itu kegiatan rehab," tudingnya.