Simalungun, hetanews.com - Walau proyek berlangsung ‘siluman’ alias dikerjakan rekanan tanpa memajang papan nama informasi kegiatan, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Simalungun, Akmal Siregar, malah melakukan pembiaran.

Mirisnya lagi, proyek bongkar pasang gedung yang telah terbangun itu, dikatakan bukan kegiatan rehabilitasi. Melainkan pembangunan gedung baru bersumber dari anggaran Dinas Kominfo. Ini akan dijadikan tempat pembangunan media center ke seluruh jaringan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Bukan rehab itu pak, tapi pembangunan gedung baru. Anggaran tahun ini. Pastinya pekerjaan tahun ini dikerjakan tahun ini juga. Pembangunan media center ke seluruh jaringan OPD Simalungun agar tersambung, terkoneksi," kata Akmal membantah saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Lanjutnya, pekerjaan itu terpecah-pecah, ada yang dilelang dan penghunjukan langsung (PL). "Masih belum dilakukan lelangnya. Kalau PL nya sudah. Nanti saja ya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya belum datang," aku Akmal bahwa yang mengetahui besaran pagu kegiatan adalah PPK kegiatan.

Saat ditanya siapa oknum PPK, Akmal menjawab Prian Simorangkir bertugas di Dinas Pendapatan (Dispenda). Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) adalah Warsono Manihuruk.

Pantauan di lokasi, kegiatan bongkar pasang gedung Dainas Kominfo itu sudah berlangsung sekira 2 pekanan, menggunakan bahan material seperti semen, yakni merk Holchin dan Portland sebagai bahan campuran perekat.