Medan, hetanews.com - Setiap Lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) wajib mengenal wilayah dan dinamika yang berkembang di masyarakat.

Koordinasi antara Kepling, Lurah dan Camat harus terus berjalan.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, dalam Safari Ramadan Pemko Medan, di Masjid Al Ikhlas, Jalan Umar, Medan Timur, Sabtu, 26 Mei 2018, lalu.

"Jika ada persoalan dan tidak bisa teratasi Kepling segera koordinasi ke Lurah, begitu juga Lurah ke Camat. Jangan sampai ada masalah yang  dibiarkan berlarut-larut," katanya.

Ia menyampaikan, banyak kreatifitas yang bisa dilakukan untuk memakmurkan umat. Kreatifitas ditambah dengan kemauannya yang kuat  semua bisa dilakukan.

Turut hadir, Wakil Ketua TP PKK, Nurul Khairani, Camat Medan Timur, Parulian Pasaribu, para lurah dan kepala lingkungan di wilayah tersebut, Ketua BKM Al Ikhlas, Zainuddin Tanjung dan segenap warga dan jamaah.

Selain berbuka puasa bersama, program Safari Ramadan Pemko Medan ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan sebesar Rp 40 juta kepada BKM Al Ikhlas.

Bantuan Pemko Medan ini diserahkan oleh Wakil Wali Kota, Akhyar Nasution, kepada Ketua BKM Al Ikhlas. Di samping itu, juga diserahkan bingkisan, berupa kain sarung dan uang kepada anak yatim piatu oleh Wakil Wali Kota didampingi Wakil Ketua TP PKK, Nurul Khairani.

Akhyar menyebutkan, melalui Safari Ramadhan, seluruh jajaran Pemko Medan dapat lebih leluasa berbagi informasi pembangunan baik dari Pemko Medan kepada warga. Begitu juga sebaliknya. Apalagi saat ini, lanjutnya, banyak media yang dapat digunakan warga dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.

Dirinya mengajak warga Kecamatan Medan Timur untuk terus memelihara kerukunan antar umat beragama. Kemudian selalu menjaga ketentraman dan ketertiban di Kota Medan, serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

"Jadikan Bulan Ramadhan ini sebagai momen untuk memperkuat dan meningkatkan partisipasi semua dalam mendukung pembangunan di Kota Medan. Artinya, semua elemen masyarakat untuk turut menjaga kebersihan  dan kelestarian lingkungan, memenuhi kewajiban perpajakan serta secara terus partisipatif mendukung pembangunan prasarana dan sarana lingkungan," pungkasnya.