HETANEWS

Pacar Apin Lehu Menangis Diancam 4 Tahun Bui

Terdakwa menangis keluar dari ruang sidang karena dituntut 4 tahun bui. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Fia Ramadhani (27) yang disebut pacar seorang bandar sabu Aripin als Apin Lehu (terpidana 8 tahun penjara) menangis disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Jumat (25/5/2018) sekira pukul 11.15 WIB.

Ini karena dirinya dituntut 4 tahun penjara oleh jaksa David L Sipayung dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun.

Terdakwa menangis karena tidak menyangka tuntutan 4 tahun penjara yang menurutnya sangat tinggi.

Jaksa mempersalahkan terdakwa dengan pasal 310 (4) dan pasal 312 UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Akibat kelalaiannya mengendarai mobil BRV nomor polisi (nopol) BK 1164 NL, mengakibatkan korban Hanafi Batubara pengendara sepeda motor meninggal dunia. Usai menabrak korban, terdakwa melarikan diri alias kabur.

Kecelakaan itu terjadi pada Selasa, 5 Desember 2017 lalu di Jalan Medan Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun.

Terdakwa Fia Ramadhani didampingi pengacara disidang PN Simalungun. (foto/ayu)

Tersangka Fia sempat kabur hingga diburon oleh Polres Simalungun. Warga Jalan KF Tandean Gang Hidayah Desa Pasar Baru, Kota Tebingtinggi ini berhasil ditangkap petugas dari salah Gotel Kurnia di Madina Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama Apin Lehu.

Hal yang memberatkan menurut jaksa, terdakwa tidak ada beritikad baik melaporkan kecelakaan itu kepada pihak terkait, meski 1 bulan berada di Raya.

Akibat perbuatan terdakwa meninggalkan duka nestapa bagi keluarga korban. Terdakwa juga berbelit-belit dalam memberikan keterangan persidangan. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan.

Menanggapi tuntutan tersebut, tim pengacara Benny Girsang dan Sontang Hasibuan akan mengajukan nota pembelaan (pledoi).

Untuk itu, majelis hakim pimpinan Lisfer Berutu didampingi hakim anggota dibantu Panitera Dedi Tambunan menunda persidangan hingga 30 Mei 2018 mendatang.     

Penulis: ay. Editor: aan.