Simalungun, hetanews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, melalui jaksa Christianto Situmorang, telah melimpahkan berkas  perkara 2 oknum PNS Pemko Siantar, berinisial A (36), warga jalan Seram bawah, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat dan ZH (39), warga jalan Sibatu – batu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Sitalasari, Kota Siantar, ke Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (24/5/2018).  

"Kami sudah menyerahkan berkas ke pengadilan untuk segera disidangkan,"kata Chris usai menyerahkan berkas ke bagian registrasi pidana di PN Simalungun.

Hal itu dibenarkan panmud pidana PN Simalungun, Jonathan Sinaga. "Berkas perkara dua terdakwa berinisial A dan ZH dari jaksa Christianto dan perkara tersebut sudah didaftar dalam register perkara pidana Nomor:256/Pid.sus/2018/PN.Sim,"jelas Jonathan siang itu, kepada wartawan. 

Dikatakan Jonatahan, terhadap kedua tersangka itu dikenakan pasal 114, pasal 112 dan pasal 127 UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Namun ketua Pengadilan Negeri Simalungun, Lisfer Berutu, belum menetapkan siapa majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut dan kapan persidangan akan mulai digelar. 

Seperti diberitakan sebelumnya, dua oknum PNS Pemko Siantar, berhasil diamankan Satnarkoba Polres Simalungun, pada  Jumat, 16 Maret lalu, pukul 12.00 WIB, berinisial A (36) yang dikenal sebagai adik orang nomor satu di Siantar dan ZH (39). 

Kedua oknum PNS itu, ditangkap setelah selama 2 bulan dilakukan pengintaian. Pada bulan Februari 2017, Polres Simalungun mendapatkan informasi tentang adanya penyalahgunaan narkotika yang sering dilakukan kedua terdakwa, di wilayah hukum Kabupaten Simalungun, tepatnya di Simpang Tengkoh.  

Setelah mengetahui ciri-ciri tersangka, petugas mulai mengintai keberadaan tersangka A, di Jalan Seram. Siang itu, petugas melihat tersangka A keluar dari rumahnya, mengendarai Honda Beat putih dan terus membuntuti tersangka. Ternyata tersangka A menuju rumah tersangka ZH. 

Lalu petugas bersama aparat desa, melakukan penggerebekan di rumah tersangka ZH dan berhasil mengamankan kedua oknum PNS itu dengan barang bukti, 1 plastik klip sabu, 10 plastik klip kosong, 20 buah mancis dan 2 sendok yang terbuat dari pipet serta 1 alat hisap (bong).