HETANEWS

Warga Rela Antre Sejak Pukul 6 Pagi Demi Tukar Uang Baru Di Monas

Antrean warga menukar uang baru di IRTI Monas. (Foto/Nicha Muslimawati)

Jakarta, hetanews.com - Sejumlah bank swasta dan BUMN hari ini kembali melakukan kegiatan penukaran uang baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran. Kegiatan ini dilakukan dengan mobil keliling di lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat.

Penukaran uang lebaran telah dilakukan sejak Senin, 21 Mei 2018 hingga Jumat, 25 Mei 2018, yang mulai dibuka pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Masyarakat yang menukarkan uang dibatasi hanya boleh maksimal Rp 3,7 juta, sesuai pecahan yang bisa dipilih sendiri dengan jumlah maksimal 100 lembar setiap pecahannya.

Jika ingin menukarkan uang yang lebih kecil lagi, masyarakat baru boleh menukarnya tiga hari kemudian. Jadi selama lima hari penukaran uang, setiap warga hanya boleh menukar sebanyak dua kali.

Syarat menukarkan uang, masyarakat cukup membawa KTP untuk didata dan mendapat nomor antrean. Masyarakat juga bebas memilih bank yang diinginkan, jadi tidak harus memiliki tabungan di bank yang dituju.

Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, Rabu (23/5), sejumlah warga bahkan rela antre sejak pagi demi menukarkan uang dari bank resmi yang disediakan.

"Tadi datang jam 6 pagi, kalau lebih pagi bisa awal mungkin antrinya," ujar Dwi salah satu warga yang ingin menukarkan uang.

Dia mengaku rela antre sejak pukul 06.00 WIB demi mendapatkan pecahan rupiah Emisi 2016. Adapun uang itu nantinya akan diberikan ke keluarganya saat mudik Lebaran.

"Kalau nunggu mendekati Lebaran biasanya semakin lama antreannya, kalau sekarang agak lenggang. Buat saudara aja nanti pas mudik, jadi uangnya baru kan lumayan," jelasnya.

Penukaran uang pecahan
Penukaran uang pecahan

Sementara itu, Anin, salah seorang karyawan swasta bahkan rela cuti kerja demi menukarkan uang baru di Monas. Menurutnya, uang tersebut juga titipan teman-temannya.

"Sekalian ini titipan teman kantor. Emang sengaja ngosongin hari ini," kata dia.

Anin mengaku datang ke Monas sejak pukul 08.00 WIB. Dia datang bersama suaminya yang juga mengantre untuk menukarkan uang. "Sama-sama nuker aja hari ini," lanjutnya.

Frendy, seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta juga sengaja meluangkan waktunya untuk antre di Monas. "Kan maksimal Rp 3,7 juta, ya ini sekalian maksimal aja titipan juga dari keluarga," jelas dia.

Meski demikian, dia mengaku masih ada beberapa layanan yang belum maksimal. "Tempat duduknya sedikit, jadi masih banyak yang enggak kebagian," tambahnya.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.