HETANEWS

Perambahan Hutan Resahkan Masyarakat, Pangulu Pondok Buluh Lapor ke DPRD

Bukti surat pelaporan yang dilayangkan masyarakat Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan ke Komisi I DPRD Simalungun. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com- Maraknya aksi perambahan hutan di wilayah nagorinya, hingga meresahkan masyarakatnya, Pangulu Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Albiner Sinaga, membuat pelaporan resmi kepada Komisi I DPRD Simalungun.

Informasi dihimpun, Selasa (22/5/2018), surat pelaporan masyarakat Nagori Pondok Bulu ke komisi mitra kerja pemerintahan, pertanahan, kehutanan dan hukum itu, dilayangkan oleh Pangulu Nagori, pada tanggal 4 Mei 2018, lalu.

Berikut bunyi isi surat pelaporan tersebut.

Kami yang bertandatangan dibawah ini, masyarakat Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, dengan ini kami menyatakan bahwa masyarakat Pondok Bulu, sangat resah atas pelaku illegal loging di Nagori Pondok Buluh.

Dan kami sangat kuatir akibat dari ulah oknum tersebut. Desa kami terkena dampak atau musibah banjir, longsor. Maka dengan ini, kami masyarakat Nagori Pondok Buluh menyatakan, bahwa kami sangat sangat keberatan (daftar terlampir).

Kiranya pihak yang berwenang atau penegak hukum supaya dapat menindak pelaku dan menghentikan kegiatan perambahan hutan tersebut. Apabila aksi itu berlangsung/tidak dapat dihentikan pihak berwenang, maka kami mengambil sikap tegas demi kenyamanan desa kami.

Demikian surat keberatan kami ini kami perbuat dengan sebenarnya, kiranya seluruh aparat pemerintah dan aparat penegak hukum supaya dapat menindak lanjutinya. Hormat kami masyarakat, ditandatangani Pangulu Pondok Buluh.

Surat keberatan masyarakat Nagori Pondok Buluh itu ditembuskan ke beberapa pihak. Diantaranya, Maujana Pondok Buluh, Camat Dolok Panribuan, Kapolsek Tiga Dolok, Kapolres Simalungun, Bupati Simalungun, Komisi I DPRD, Direktur Kriminal Khusus dan Direktur Kriminal Umum.

Penulis: zai. Editor: gun.