Simalungun, hetanews.com- Tim Komisi Yudisial (KY) Wilayah Sumatera Utara, turun ke Kantor Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (22/5/2018).

Personil KY tersebut, yakni, Bambang dan Elisbet untuk melakukan pemantauan terhadap sejumlah persidangan, khususnya sidang perkara yang menjadi perhatian publik dan ramai diberitakan di media.

Hal itu dikatakan Bambang, salah seorang tim dari KY ketika dikonfirmasi wartawan, siang itu, usai mengikuti persidangan kasus narkotika dengan terdakwa Rita yang disebut sebagai bandar narkoba.

Perkara tersebut disidangkan oleh ketua majelis hakim, Lisfer Berutu yang notabene Ketua PN Simalungun, didampingi hakim anggota, Nova Manurung dan Mince, dibantu panitera pengganti, Jonathan Sinaga.

Pantauan wartawan di siding, siang itu, saat persidangan atas perkara Rita dibuka jam sudah menunjukkan pukul 15.30 WIB.

Sementara jadwal persidangan dalam bulan Ramadhan ini sesuai Surat Edaran Menpan RI Nomor 336 Tahun 2018 tanggal 8 Mei 2018 tentang penetapan jam kerja PNS berakhir pada pukul 15.00 WIB.

Penasehat hukum, Binsar Siagian yang mendampingi terdakwa Rita dengan sangat kecewa, mengatakan kepada wartawan, para saksi yang akan didengar kesaksiannya di sidang kliennya itu sudah pulang, sehingga hakim menunda sidang tersebut dan membukanya kembali pada siding, Senin (28/5/2018) mendatang untuk pemeriksaan saksi.

Baca Juga : Ketua PN Simalungun Abaikan Surat Edaran Menpan dan Sekretaris MA

"Kami sebagai pengacara sudah hadir sejak pukul 10 pagi tapi pukul 15.30 WIB, baru dapat giliran siding,"ucap Binsar kecewa.

Sebelumnya dalam persidangan, Binsar juga mengungkapkan kekesalannya kepada majelis hakim dengan mengatakan, "sudah kurang konsentrasi memeriksa perkara jika sore begini, berbeda pemikiran di pagi hari bisa konsentrasi, jadi tolonglah sidang digelar lebih cepat,"katanya disidang siang itu.

Sementara itu, di tempat terpisah, Bambang mengatakan, akan terus memantau persidangan kasus ini. Dan untuk sidang mendatang, kami akan kembali hadir, katanya sambil melipat tiang penyangga kameranya yang digunakan untuk merekam jalannya persidangan.