HETANEWS

Ketua PN Simalungun Abaikan Surat Edaran Menpan dan Sekretaris MA

Jadwal jam kerja, selama bulan suci Ramadhan di PN Simalungun hingga pukul 15.00 WIB. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com- Lagi - lagi, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Lisfer Berutu tampaknya tak perduli dan mengabaikan surat edaran Menpan dan penetapan Sekretaris Mahkamah Agung terkait jadwal jam kerja, selama bulan suci Ramadhan yang menetapkan jam kerja hingga pukul 15.00 WIB.

Pasalnya, sudah pukul 16.00 WIB, majelis hakim Lisfer Berutu masih membuka persidangan. Tak tanggung – tanggung, puluhan perkara disidangkannya, pada Selasa (22/5/2018).

Pantauan wartawan, pengumuman jam kerja tersebut terpampang jelas di dinding absen kantor pengadilan itu. Berbeda dengan majelis hakim lainnya yang menutup semua persidangan, ketika jam sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB.

Pengunjung dan jaksa padati ruang sidang meski sudah lewat jam kerja menunggu giliran sidang. (foto/ay)

Lisfer Berutu terus saja membuka sidang dan hampir semua panitra pengganti, pegawai dan hakim sudah pulang, meninggalkan kantor karena akan berbuka puasa.

Inilah situasi ruang sidang Cakra dan terlihat puluhan terdakwa duduk menunggu disidangkan, meski sudah pukul 16.00 WIB dan mungkin hingga pukul 17.00 WIB, persidangan akan digelar karena banyaknya tahanan dan pengacara yang menunggu.

Pengunjung dan jaksa padati ruang sidang meski sudah lewat jam kerja menunggu giliran sidang. (foto/ay)

Seperti dituturkan seorang pengacara dari Medan yang sudah hadir sejak pagi. "Teraweh disinilah kita,"ujarnya karena sudah pukul 16.00 WIB, belum dapat giliran sidang.

Sesuai data yang diperoleh hetanews.com, sebanyak 45 tahanan yang akan disidangkan dan rata-rata perkara, Lisfer Berutu. "Macam mananya ketua ini, semua perkara sama dia,"sebut pengacara, di ruang tunggu kantor itu.

Penulis: ay. Editor: gun.