HETANEWS.COM

Aksi Dadang Pramono Rebut Lahan Parkir Tanah Jawa Diungkit di Pansus LKPJ Bupati

Suasana berlangsungnya rapat Pansus DPRD Simalungun tentang pembahasan LKPJ Bupati Simalungun Tahun Anggaran 2017, di ruang Banggar DPRD Simalungun, di jalan Jhan Horailam Saragih, Kecamatan Raya. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Aksi anggota Komisi I DPRD Simalungun, Dadang Pramono, merebut lahan parkiran di Kecamatan Tanah Jawa, beberapa bulan lalu, diungkit lagi saat digelar rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD, tentang pembahasan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung jawaban) Bupati Simalungun Tahun Anggaran 2017.

Aksi rebut lahan parkir itu dengan dalih dikelola Karang Taruna Alam Raya Kecamatan Tanah Jawa itu, diungkit lagi berawal dari pemaparan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Simalungun, Ramadani Purba.

Bahwasanya, sistem pengelolaan parkir di Kabupaten Simalungun, dikelola secara langsung oleh dinasnya (Dinas Perhubungan,red). Namun apa yang disampaikan Kadis itu, tidak berbanding lurus dengan faktanya di lapangan.

Akibatnya, hal itu membuat Ketua Komisi I DPRD, Sastra Joyo Sirait, angkat bicara.

"Terima kasih pimpinan," ucapnya ke pimpinan rapat pansus, Wakil Ketua DPRD Simalungun, Rospita Sitorus.

"Yang mau saya tanya, melalui Kadishub, Ramadani Purba. Masalahnya, saya tertarik masalah pihak ketiga," imbuhnya, Senin (21/5/2018).

Sastra menuturkan, jika dirinya baru tau, kalau pengelolaan parkir itu bukan di pihak ketigakan. Namun faktanya di lapangan, itu yang mengelola pihak ketiga.

"Karena yang minta uang parkir itu tidak pakai seragam. Dan tidak pakai karcis. Bahkan seperti di Tanah Jawa terjadi perebutan lahan," ungkapnya.

Yang kedua, lanjutnya, sekira 2 tahun lalu, saat saya masih di Komisi II, sudah saya sampaikan agar jalan alternatif Perdagangan, dimanfaatkan. Khusus kepada truk. Karena jalur kota padat. "Akan tapi sampai saat ini, belum dilaksanakan,"kesalnya.

Terkait apa yang disampaikan Ketua Komisi I yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Simalungun, Kadishub Simalungun, Ramadani Purba, yang ditemuai di ruang kerjanya, tidak membantah, bahwa oknum anggota Komisi I, Dadang Pramono, meminta pengelolaan lahan parkir.

Namun setelah mengetahui, bahwa Karang Taruna Alam Raya Kecamatan Tanah Jawa sudah tidak berlaku lagi masa kepengurusannya, selanjutnya, Dadang Pramono kembali lagi memberi alasan untuk dikelola oleh Edi Matondang, selaku Ketua Ranting Partai Demokrat.

Seperti diketahui sebelumnya, aksi 'tamak' anggota Komisi I DPRD Simalungun dari Partai Demokrat, Dadang Pramono, merebut pengelolaan parkir di Kecamatan Tanah Jawa itu, guna menggeser pengelola parkir yang sebelumnya, Sanggam Manik.

Yaitu warga Kelurahan Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa yang juga adalah Ketua Karang Taruna Tanah Jawa, versi ketua Karang Taruna Simalungun, periode 2018 - 2023, Bona Uli Rajagukguk yang juga anggota Komisi I DPRD Simalungun saat ini.

Aksi membunuh popularitas terhadap temannya di Komisi I (Bona Uli Rajagukguk,red) yang "dilakukan" Dadang Pramono ini tidak berhenti sampai dipersoalan lahan parkir. Dadang Pramono juga membekap pendirian PKS PT SJS, di Kecamatan Hatonduhan.

Dimana di atas lahan milik orang tua, Bona Uli, yakni di kecamatan yang sama dan juga merupakan daerah pemilihan (dapil) kedua anggota  Komisi I ini, sudah lebih dulu membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT SBBJS, di nagori Buntu Bayu.

Tak terima diduga membekap pendirian PKS PT SJS di lahan eks Hutan Tanaman Industri (HTI), sebab diketahui menerima uang pengusaha hingga mencapai ratusan juta rupiah, Dadang Pramono ke hetanews.com, sebelumnya mengatakan, bahwa suatu saat hetanews.com akan mengetahui posisinya di perusahaan PKS PT SJS.

Yang kepada sejumlah masyarakat Kabupaten Simalungun, Dadang Pramono menceritakan, bahwa diperusahaan PKS PT SJS itu, dirinya termasuk pemodal atau investor.

Penulis: zai. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan