HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

BEM Nusantara: Jangan Nodai Bulan Ramadhan dengan Kampanye Terselubung

Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM-NUS) mendukung kebijakan Bawaslu Sumut yang melarang pasangan calon, menyampaikan ucapan selamat ramadhan, berbuka puasa dan lain - lain dalam bentuk iklan. (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM-NUS), mendukung kebijakan Bawaslu Sumut yang tertuang dalam  surat Bawaslu Sumut No. B-1601/K.Bawaslu-Prov.SU/P.P.00.01/05/2016 tanggal 16 Mei 2018.

Hal ini terkait aturan larangan bagi pasangan calon, menyampaikan ucapan selamat ramadhan, berbuka puasa dan lain-lain dalam bentuk iklan.

Demikian dikatakan Koordinator Nusantara Pulau Sumatera Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (Kornus BEM NUS), Zulkifli.

"Kita sudah baca dan pelajari surat kebijakan Bawaslu Sumut terkait larangan. Kami melihatnya bagus, ya kalau mau ibadah ya silahkan, tapi jangan kampanye terselubung,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/5/2018).

Zulkifli menjelaskan, larangan yang disampaikan Bawaslu sangat jelas. Menurutnya, jika dilakukan dengan menggunakan selebaran, poster atau berbentuk iklan yang didalamnya ada gambar pasangan calon, hal tersebut tidak diperbolehkan. Namun, selama tidak ada poster dan lainnya tak masalah.

"Jadi yang dilarang itu kampanye terselubung, bukan melarang umat untuk beribadah, kan memang tugas Bawaslu untuk melakukan pencegahan serta penindakan terkait Pilkada," ujarnya.

Hal senada dikatakam Kordinator BEM NUS Wilayah Sumut, Bangkit Sanjaya.

Ia mengatakan, larangan yang dikeluarkan Bawaslu Sumut, bukanlah sepihak, melainkan hasil pembahasan dan kesepakatan antara banyak pihak, termasuk tim dari kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Jika ada kontroversi dikalangan masyarakat, itu disebabkan adanya penyebaran sepihak terhadap larangan tersebut. Saya melihat ada pemotongan kata - kata dalam selebaran tersebut, sehingga pemahamannya menjadi berbeda," jelasnya.

"Pastinya, BEM NUS ingin pelaksanaan pemilihan Gubernur serta Wakil Gubernur berjalan aman, lancar dan damai, tanpa adanya gangguan dan provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah NKRI," tandasnya.

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!