HETANEWS

Disebut Terima Pelicin Terkait Revitalisasi Pasar Horas, Henry Dunan: Ah .. Gak Itu, Ini Jangan Direkam

Henry Dunan Sinaga. (Int)

Siantar, hetanews.com - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Siantar, Henry Dunan Sinaga, mendukung rencana pembangunan revitalisasi Pasar Horas Jaya yang akan dilaksanakan oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ).

Menurutnya, dengan adanya pembangunan tersebut akan menjadikan pasar tertata rapi jauh dari kesan sembraut.

"Ada positifnya (revitalisasi). Akan ada penataan pasar. Sebaliknya, apakah kondisi pasar yang sekarang ini, kita biarkan terus? Apa kita tidak memikirkan ke depan? Sementara ada investor yang mau membangun," kata anggota DPRD dari Fraksi Indonesia Raya ini, saat dimintai tanggapanya, Jumat (18/5/2018), di ruang Komisi II DPRD.

Kendati rencana revitalisasi menuai penolakan dari sejumlah pedagang, Henry menilai perlu dilakukan negoisasi antara pedagang yang menyatakan penolakan dan pedagang yang menyetujui pembangun tersebut.

"Disini perlu dilakukan negoisasi. Apakah mayoritas pedagang itu menolak? Seperti yang diberitakan di media cetak, kan ada beberapa orang yang menolak. Tugas PDPHJ salah satunya memprioritaskan penataan. Apakah dalam hal ini pedagang tidak ingin pembangunan?," ucapnya seraya mengatakan ini merupakan pendapat pribadinya, dan tidak punya kepentingan apa - apa dalam hal ini.

Sekretaris Komisi II DPRD yang membidangi Perusahaa Daerah ini pernah ikut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pedagang Balimbel dengan jajaran Direksi PDPHJ dan Ketua DPRD Kota Siantar, serta Anggota Komisi II, beberapa waktu lalu.

Rapat yang difasilitasi DPRD Siantar ini saat itu tidak menemukan jalan keluar, sehingga pedagang yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pedagang Balimbel dan Mahasiswa itu, kembali melancarkan aksi dengan tuntutan penolakan revitalisasi Pasar Horas ke Wali Kota Siantar, hingga Wali Kota Siantar melalui Sekretaris Daerah, Budi Utari, mengeluarkan surat menghentikan sementara rencana pembangunan sebelum dilakukan mediasi antara pedagang dan jajaran direksi.

Henry Dunan Bantah Terima Uang dari Direksi

Rumor yang beredar terkait adanya uang pelicin yang sampai ke tangan sejumlah Anggota DPRD Komisi II dari Direksi PDPHJ santer ke publik. Disebut-sebut ada nama oknum DPRD Siantar yang menerima uang itu, dengan tujuan mengamankan rencana revitalisasi pembangunan Pasar Horas.

Adapun rumor itu muncul kepermukaan, saat gencarnya aksi penolakan revitalisasi yang dilakukan oleh Aliansi Pedagang Balimbel dan Mahasiswa ke DPRD Kota Siantar, belum lama ini.

Meski pedagang pernah mengikuti RDP dengan Direksi PDPHJ yang difasilitasi DPRD Kota Siantar, persoalan itu tetap juga tidak membuahkan hasil. Dan akhirnya pedagang pun memilih untuk tidak menunggu kebijakan dari DPRD sebagai wakil rakyat.

Henry Dunan Sinaga yang dikonfirmasi awak wartawan, mengenai hal itu langsung menyangkalnya.

Kepada wartawan, kader Partai Gerindra Siantar ini, membantah dan kembali menanyakan siapa yang menuduh dirinya menerima uang tersebut.

Tidak itu saja, Henry Dunan juga meminta supaya awak wartawan mematikan rekaman wawancara dan mengajak wartawan berdiskusi ke dalam ruang Komisi II DPRD Kota Siantar.

"Ah .. gak itu. Ini jangan direkam. Jangan dimasukkan. Kita bicara yok," katanya seraya mengajak awak wartawan berdiskusi di ruang Komisi II DPRD Kota Siantar.

Penulis: gee. Editor: gun.