HETANEWS

Korban Percobaan Jambret Tak Buat Laporan, Anak Penjual Mie Goreng Bebas

S (jaket merah) bersama orang tuanya saat mendatangi Polsek Siantar Utara. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Hendak berkeliling-keliling dengan teman, handphone (HP) seorang wanita dijambret di Jalan Patuan Anggi, Kecamatan Siantar Utara, Kamis (17/5/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

Akibat dijambret, wanita yang diketahui bernama Widia (21) warga Jalan Lorong Dua, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara ini terjatuh dari boncengan sepeda motor Honda Beat nomor polisi (nopol) BK 6459 WAD yang dikemudikan temannya Andre. 

Hanya saja saat keduanya terjatuh, pelaku berinisial S (22) juga ikut terjatuh, ketika sempat terjadi tarik-tarikan dengan Widia. S pun dapat diamankan ke Polsek Siantar Utara. Sedangkan temannya S berhasil melarikan diri. 

"Sempat tarik-tarikan di depan SMA Negeri 2. Sewaktu tarik tarikan itu lah S yang dibonceng jatuh makanya dapat diamankan. Kalau temannya itu lari. Untung saja ada polisi yang melintas. Kalau tidak sudah dihajar massa dia (S)," ucap Andre ketika berada di depan Polsek Siantar Utara. 

Widia saat berada di depan Polsek Siantar Utara. (foto/res)

Andre juga mengaku, mengenal S yang tinggal  di Jalan Lorong Tujuh dan orang tuanya berjualan mie goreng. 

Namun dalam kejadian itu, korban tidak membuat laporan. Melainkan melakukan perdamaian dengan membayar perobatan terhadap Widia dan Andre, sehingga orang tua S harus datang ke Polsek Siantar Utara. 

Kapolsek Siantar Utara, AKP ZP Matondang membenarkan adanya percobaan penjambretan yang terjadi di Jalan Patuan Anggi, hanya saja sudah berdamai. 

"Sudah berdamai, lagi pula S melakukan percobaan penjambretan. Keluarga S juga datang untuk membayar uang perobatan korban yang jatuh dari sepeda motor," sebut Matondang.

Penulis: res. Editor: aan.