HETANEWS.COM

Sakit Hati Dipecat, Kristanto Saragih Curi Barang Mantan Tokenya

Herianto ketika diperiksa juru penyidik Polsek Siantar Utara. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Lantaran sakit hati dipecat tokenya, Kristanto Saragih alias Anto (22) dengan temannya, Herianto Saragih (25), nekat mencuri di komplek GKPS, Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara. 

Akibat kelakuan Kristanto dengan temannya itu, Janri Parkinson Damanik (45), warga Jalan Sukadame, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, mengalami kerugian sebesar Rp 25 juta. 

Namun Kristanto dan Herianto ini tidak lama menghirup udara segar, lantaran keduanya berhasil diringkus petugas Polsek Siantar Utara. Ini setelah korban Janri membuat laporan pengaduan ke Polsek Siantar Utara. 

Peristiwa pencurian itu diketahui pada hari Jumat, 11 Mei 2018. Di mana saat itu temannya Janri bernama Ali, memberitahukan ahwa alat-alat yang disimpannya di belakang kandang ayam komplek GKPS telah raib. 

Alhasil Janri yang kebetulan ada urusan tidak dapat melihat barang-arangnya yang telah hilang tersebut. Sehingga pada malam harinya, Janri sangat terkejut, ketika melihat barang-barang yang telah disimpannya itu telah hilang. 

Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara, Ipda Kimar Sagala ketika dikonfirmasi mengatakan, kalau pertama kali yang berhasil diringkus Kristanto dari kediamannya, di Jalan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Rabu (16/5/2018) malam. 

"Namun saat dilakukan penangkapan, barang bukti hasil curian sudah tidak ada lagi, karena sudah dijual keduany di Simpang Binjai, Kota Tebingtinggi dengan kenalan Kristanto," ungkap  Ipda Kimar, Kamis (17/5/2018), sekira pukul 15.30 WIB. 

Lanjutnya, petugas menuju rumah Herianto Saragih di Jalan Rangkuta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Utara. Dari tempat itu, petugas menemukan 1 unit sepeda gunung. 

Dan belakangan diketahui, otak dari pencurian itu merupakan ide Kristanto. Ini karena dirinya menaruh dendam kepada Janri karena telah memecatnya. 

"Para pelaku berhasil membawa 1 unit sepeda gunung yang sekarang sudah kita amankan, kemudian 6 kompor pemanas ayam merk medion, serta 2 unit mesin pompa air merk neftis dan 2 unit kipas angin merk Katsu. Sekarang kedua pelaku sudah kita tahan, dan keduanya juga sudah kita periksa. Keduanya kita jerat pasal 363 KUHP," akhir Ipda Kimar.

Penulis: res. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!