Batubara, hetanews.com - Untuk menciptakan keluarga sehat,  Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara membangun jamban keluarga sebanyak 50 unit.

Menurut Kepala Desa (Kades) Lubuk Besar Sutiono saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (16/5/2018), pembuatan jamban sehat sebenarnya sudah lama diprogramkan, namun karena pembangunan infrastruktur jalan yang sangat mendesak sehingga baru pada tahun 2018 ini terealisasi.

Sutiono yang sudah 2 periode menjabat sebagai Kades Lubuk Besar ini menuturkan, seharusnya dibangun 70 unit jamban sehat. Namun karena masih banyak program lain sehingga hanya terbangun 50 unit.

"Sebenarnya ada 70 Kepala Keluarga (KK) yang memerlukan jamban sehat tapi tidak dapat terealisasi seluruhnya. Di waktu yang akan datang Insya Allah dapat kita wujudkan," jelas Sutiono.

Desa dengan luas 385 hektar itu menurut Sutiono masih membutuhkan banyak anggaran agar dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang nyaman, aman dan tenteram.

Sebagai daerah dataran rendah, Sutiono mengatakan, diperlukan infrastruktur memadai. Begitu juga pertanian sawah seluas 140 hektar masih membutuhkan air irigasi. Irigasi tersier dan sumber air juga diperlukan sekitar 1.500 meter. Begitu juga jalan-jalan desa masih membutuhkan penurapan jalan.    

"Desa ini memiliki lahan palawija seluas  45 hektar yang merupakan areal tadah hujan. Bila ada air warga  bercocok tanam padi. Namun saat kemarau warga bercocok  tanam cabai, jagung, semangka dan kacang ijo," sebut Sutiono. 

Lebih lanjut Sutiono memaparkan, dari  5 Dusun dan jumlah penduduk 2.672 jiwa dengan jumlah  KK 743, Desa Lubuk Besar masih membutuhkan pembenahan  jalan desa sepanjang 8 km, dan  peningkatan jalan sepanjang 3 km. Selain itu, dibutuhkan drainase kanan kiri jalan sepanja v 6 km dan turap sekitar 2 km.

Diungkapkan Sutiono, apabila masyarakat desa masih mempercayakan kepemimpinan padanya, maka seluruh  poin diatas akan dituangkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) untuk  6 tahun kedepan. 

Lanjutnya, prioritas utama di Desa Lubuk Besar sesuai dengan musrenbang desa di antaranya peningkatan ekonomi, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Peran serta masyarakat dalam pembangunan desa menjadi prioritasnya. Tenaga kerja lokal diberdayakan melaksanakan seluruh kegiatan pembangunan, sehingga warga mendapat tambahan penghasilan.

Guna meningkatkan penghasilan keluarga, Sutiono mengaku, pihaknya terus menerus mendorong  peningkatan usaha home industri makanan ringan seperti emping dan keripik ubi.

"Kedepan usaha tersebut akan kita jadikan salah satu andalan Desa Lubuk Besar yang dipasarkan baik di Kabupaten Batubara dan Provinsi Sumatera Utara bahkan telah menjangkau Aceh.