Thu 24 May 2018

Kapolres Akui Ada Sel Teroris di Siantar

AKBP Doddy Hermawan saat menandatangani spanduk aksi solidaritas korban teroris. (foto/hug)

Siantar, hetanews.com - Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan, ikut menghadiri acara solidaritas untuk para korban teroris, di Lapangan Pariwisata Siantar, Rabu (16/5/2018) malam.

Pada kesempatan itu, Kapolres mengakui ada jaringan yang diduga teroris di Kota Siantar.

Kapolres datang pada acara solidaritas untuk korban teroris itu, sekira pukul 21.00 WIB. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kesiapan Polres Siantar dalam melindungi masyarakat dari aksi teroris.

Selain itu, Kapololres juga memimpin hening cipta dan ucapan bela sungkawa kepada korban aksi teroris yang terjadji di Mako Brimob, Depok dan Mapolda Riau.

"Kami siap melayani, melindungi masyarakat dari aksi - aksi teroris. Kami siap memerangi aksi aksi teroris," tegasnya.

Setelah itu, Kapolres juga turut membubuhkan tanda tangan di sebuah spanduk putih, sebagai tanda solidaritas atas korban terorisme yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini.

Usai menghadiri acara,  Doddy Hermawan menyampaikan terima kasih atas aksi solidaritas yang dilakukan untuk korban teroris.

Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan, ikut menghadiri acara solidaritas untuk para korban teroris, di Lapangan Pariwisata Siantar, Rabu (16/5/2018) malam. (foto/hug)

"Dengan acara ini, mewujudkan bahwa kita tidak takut dengan aksi terorisme. Bahwa kita tetap melindungi dan mengayomi masyarakat di semua kegiatan yang ada di Siantar," katanya kepada sejumlah awak media.

Antisapasi yang dilakukan saat ini, sambung Kapolres, adalah pengamanan Mako, gereja, masjid serta rumah ibadah. Selain itu, pihak Kepolisian juga melakukan patroli keliling kota.

Disinggung mengenai adanya jaringan teroris di Kota Siantar, perwira melati dua ini mengatakan ada sel.

"Kalau sel ada. Namun untuk sementara waktu bisa kita komunikasikan dan tidak ada kegiatan. Dan kita harapkan kedepan, mereka juga tidak ada upaya-upaya," jelasnya.

Penulis: Hug. Editor: gun.