Wed 17 Oct 2018

Bupati Bertemu Pedagang Pasar Inpres Kisaran, Ini Ditegaskannya

Bupati Asahan dan Wakil Bupati saat menyapa langsung para pedagang di Pasar Inpres Kisaran. (foto/heru)

Asahan, hetanews.com- Seiring perkembangan zaman, keberadaan pasar tradisional mulai tergerus dengan keberadaan pasar modern, namun tak dapat dipungkiri keberadaan pasar tradisional masih tetap penting dan menyatu dalam kehidupan masyarakat. 

Ini dilihat masih banyak masyarakat  membutuhkan pasar tradisional dalam mencari kebutuhan pokok sehari – hari juga  untuk merefleksikan ekonomi kerakyatan yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat, hingga pemerintah dapat memperhatikan sarana dan prasarana untuk menunjang pertumbuhan pasar tradisional di daerahnya.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dipimpin  Taufan Gama Simatupang dan H Surya dan wakilnya  telah melakukan berbagai pembangunan, pembenahan, penataan serta pengelolaan terhadap berbagai pasar tradisional yang berada di Kabupaten  Asahan, termasuk Pasar Inpres yang berada di Jantung Kota Kisaran.

Hal itu dilakukan untuk menciptakan kondisi pasar yang bersih, rapi dan nyaman untuk melakukan proses jual beli antara pedagang dan masyarakat.

Terkait aspirasi pedagang Pasar Inpres Kisaran kepada Pemerintah Kabupaten  Asahan tentang penertiban yang dilakukan kepada tempat dagangan mereka, Bupati Asahan, H Taufan Gama Simatupang,  melaksanakan pertemuan dengan pedagang di lokasi Pasar Inpres, Rabu (16/5/2018).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Asahan, Penjabat Sekda Asahan, Ketua TP PKK Asahan dan OPD Asahan. 

Dalam sambutannya, Bupati Asahan sangat menyayangkan sikap beberapa pedagang yang tetap berjualan melewati batas yang telah ditetapkan. Dia menagih janji para pedagang dalam pertemuan serupa yang pernah dilaksanakan 2 tahun lalu. 

Dia menyampaikan, bahwa dalam pertemuan tersebut telah didapat beberapa kesepakatan antara pemerintah dengan pedagang Pasar Inpres, dan salah  satunya pedagang setuju untuk tidak berdagang melewati batas yang telah disepakati. 

Oleh karena itu, Bupati Asahan menegaskan, bahwa pada dasarnya pemerintah  tidak melarang pedagang untuk melaksanakan proses jual beli, namun hendaknya dilakukan pada tempat yang telah disediakan.

Terlebih, pemerintah telah melaksanakan renovasi pada Pasar Inpres tersebut sehingga diharapkan pedagang dapat melaksanakan proses jual beli pada tempatnya agar lebih tertib dan rapi serta tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitarnya.

Selanjutnya, dia juga meminta Satpol PP agar dapat menertibkan pedagang yang tetap berdagang melewati batas yang telah disepakati walaupun tanpa didahului dengan surat peringatan. Karena hal tersebut sudah merupakan kesepakatan antara Pemerintah Asahan dengan pedagang Pasar Inpres dalam pertemuan yang dilaksanakan di tahun 2016.

Ditempat yang sama, perwakilan dari pedagang Pasar Inpres, Arnes Arbain mengapresiasi kunjungan Bupati Asahan di Pasar Inpres Kisaran. 

Dia juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian orang nomor satu di Kabupaten  Asahan  terhadap aspirasi dari pedagang.

Selanjutnya, dia menyampaikan, bahwa pedagang pasar Inpres Kisaran bersedia untuk melaksanakan kesepakatan yang telah dibuat dengan Pemkab Asahan termasuk untuk tidak berdagang melewati batas yang telah ditentukan.

Dia juga mengajak para pedagang untuk menciptakan suasana pasar yang kondusif agar masyarakat lebih tertarik untuk berbelanja di Pasar Inpres tersebut.

Penulis: heru. Editor: gun.