Sat 20 Oct 2018

Soal Pengurusan Kependudukan, Serta Ulina : Kalau Mau Cepat, Masyarakat Harus Datang Pagi dan Jujur

Serta Ulina Girsang.

Siantar, hetanews.com- Masyarakat sering kecewa saat melakukan perekaman data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Siantar.

Bahkan, ada masyarakat yang telah setahun merekam, tetapi E-KTP belum juga keluar. Dan masyarakat harus bolak-balik ke Kantor Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil).

Menanggapi hal ini, Kepala Disdukcapil Kota Siantar, Serta Ulina Girsang, beralasan masyarakat sering meninggalkan nomor antrian.

Selain itu, katanya, banyak masyarakat yang tak jujur dalam menyampaikan identitas kependudukannya. 

"Kita sudah berlakukan sistem nomor antrian seperti di bank. Tetapi, sering mereka tinggalkan. Lalu, saat menyampaikan berkas, ada yang tak lengkap. Karena itu perlu kejujuran masyarakat dalam menunjukkan datanya. Kalau dua kali foto maka tak bisa lagi,"katanya sembari mengatakan, ada 270 berkas yang masuk setiap hari, Rabu (16/5/2018). 

Serta Ulina juga beralasan persoalan jaringan dan gangguan virus dapat memperlambat proses. Selain itu, ia mengungkapkan minimnya fasilitas juga membuat proses perekaman lambat. 

"Pukul 12.00 sampai 12.30 WIB siang kita istirahat. Mesin pencetak kita cuma satu, server tiga, lat foto satu. Dan seluruh perekaman dilakukan di sini, tak ada lagi di kecamatan,"katanya. 

Serta Ulina menyampaikan, banyak data masyarakat yang ganda. Untuk menghapus data yang ganda, kata Sertaulina, membutuhkan waktu yang lama. 

"Termasuk untuk mengeluarkan surat keterangan. Setiap masyarakat yang bilang begini-begitu pasti ada kekurangan datanya,"katanya. 

Dia mengklaim seluruh warga Kota Siantar yang wajib E-KTP telah melakukan perekaman. Ia mengatakan dari 295.444 jumlah penduduk, 218.500 sedang dalam perekaman.

Penulis: tom. Editor: gun.