Sat 20 Oct 2018

Divonis 6 Tahun, Asen Pemilik Ganja Pilih Banding

Terdakwa digiring jaksa, Juna Karo Karo menuju ruang tahanan usai divonis 6 tahun. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com- Terdakwa Chandra alias Asen (36), warga jalan Hulu Balang, Kelurahan Siantar Martoba, divonis 6 tahun penjara, denda Rp.1 Milyar subsider 6 bulan oleh majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasution, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, kemarin.

Atas vonis tersebut, terdakwa Asen melalui pengacara ajukan banding.

Jaksa Juna Karo Karo yang dikonfirmasi wartawan, pada Rabu (16/5/2018) siang mengatakan, "terdakwa banding, jadi kita juga mengajukan memori banding,"jelas Juna yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 8 tahun.

Sebelumnya, terungkap dalam persidangan jika terdakwa yang berprofesi sebagai pedagang pop ice keliling ini, mengaku akan menggunakan ganja secara bersama-sama dengan AHI (DPO), di Hotel Raja yang terletak di pinggir jalan umum Siantar-Saribu Dolok, nagori Simpang Panei.

Terdakwa ditangkap di halaman parkir Hotel Raja dengan barang bukti, 3 paket ganja yang dibungkus kertas warna coklat seberat 3,02 gram dan sepaket ganja seberat 1,2 gram, pada Jumat (22/9/2017) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB.

Sore itu, AHI lebih dulu masuk ke Hotel Raja, sedangkan terdakwa yang menuju tempat parkir langsung ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Simalungun. Ganja tersebut dibeli terdakwa dari Tulang Lubis (DPO) seharga Rp.50 ribu atas perintah AHI. 

Usai membeli ganja dari Tulang, terdakwa Asen dan AHI, berboncengan menuju Hotel Raja, tapi naas terdakwa ditangkap petugas.

Sedangkan AHI masuk ke Hotel Raja. Menurut jaksa, perbuatan terdakwa telah terbukti melanggar pasal 114 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum menjual, menguasai atau menjadi perantara dalam jual beli narkotika.

 

 

Penulis: ay. Editor: gun.