Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Astaga, Digerebek Dua Cowok dan Satu Cewek 'Tiduran' dalam Satu Kamar

Dua cowok dan satu cewek ditemukan tiduran satu di kamar saat dirazia tim gabungan, Sabtu (12/5/2018). tribun medan/frengki

Medan, hetanews.com- Jelang Ramadhan, petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Sosial Sumatera Utara, Polisi Binmas Polrestabes, serta TNI Babinsa Kota Medan melakukan penertiban tempat penginapan kos-kosan, di Jalan Jamin Ginting, Padangbulan, Kota Medan, Sabtu (12/5/2018) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Empat hotel didatangi, yakni Hotel Hawaii, Hotel Intan, Hotel Alam Indah, Hotel Seribuena Indah.

Tak ketinggalan tempat pijat atau oukup di Jalan Jamin Ginting juga didatangi.

Anehnya, di tiga hotel yang didatangi tak ditemukan satu pun pengunjuk, padahal di dalam kamar ditemukan sejumlah indikasi terjadi aktivitas. TV hidup dan lampu kamar hidup.

Bahkan ada botol minuman dan puntung rokok yang masih panas. "Ke mana semuanya pak, kok sepi semua ini. TV nyala, lampu nyala, tasnya ada di sini. Orangnya ke mana,"ujar petugas kepada Satpam Hotel Intan.

Kuat dugaan, razia hotel yang dilaksanakan petugas gabungan tersebut  telah bocor, sehingga penghuni hotel berlarian, sampai-sampai barangnya tertinggal.

"Ini ada tasnya, botol minumannya. Puntung rokoknya masih panas, mungkin lari ini," ucap petugas kepada Satpam Hotel Intan, Hotel Hawai dan Hotel Alam Indah.

Selanjutnya para petugas menuju Hotel Saribuena Indah, Jalan Jamin Ginting, Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan.

Di hotel ini petugas menemukan dua kamar berisi pasangan yang sedang tiduran. Bahkan dalam satu kamar bertiga tiduran. Yakni dua cowok satu cewek.

"Ngapain kalian di sini, mana KTP kalian, kalian orang mana?, "ucap Djapiter Tamba, Kasi Pengalih Komunikasi Satpol PP Medan.

"Kalian kenapa tidur bersama. Tiga pula kalian di sini,"ujar petugas kepada pemuda yang tidur bersama diduga dengan pacarnya itu.

"Nanti kami data, kami bimbing agar tidak melakukan hal seperti ini lagi. Karena inikan penyakit masyarakat. Jadi, mereka semua akan diberi surat pernyataan di atas meterai enam ribu untuk tidak melakukan hal ini lagi. Nanti, kita akan panggil orangtuanya juga,"ucap Djapiter.

Sumber: tribunnews.com

Editor: gun.