Thu 24 May 2018

Pungli Petugas Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Sudah Berlangsung 2 Tahun Terakhir

Dirkrimsus Polda Sumut OTT saat pemaparan Petugas Kantor Kesyahbadaran Pelabuhan Tanjung Balai yang terlibat OTT. Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

Medan, hetanews.com- Penemuan kasus OTT yang dilakukan oleh Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumut terhadap PNS Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjungbalai Asahan, di Jalan Pelabuhan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Rabu (9/5/2018) lalu, ternyata sudah berlangsung sejak lama.

Hal itu terungkap saat dilakukan pemaparan kasus OTT tersebut di Dirkrimsus Polda Sumut, pada Jumat (11/5/2018).

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan kasus pungutan liar (Pungli) di Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Balai Asahan telah berlangsung lama.

"Kita masih akan kalkulasikan berapa kerugian yang diderita oleh para pengurus dokumen, akibat kasus Pungli ini," kata Toga di Krimsus Polda Sumut, Jumat (11/5/2018).

Baca Juga : Poldasu OTT Plh Syahbandar Tanjungbalai

"Tapi yang jelas para tersangka mengaku sudah 2 tahun terakhir, melakukan pungli di Pelabuhan Tanjungbalai Asahan. Semua urusan selalu dimintai sejumlah uang,"sambungnya

Terkait adanya kemungkinan petugas Dinas Perhubungan terlibat, Toga mengatakan akan meminta keterangan dari pihak yang diatas melalui Kesyahbadaran di Medan. Karena Pelabuhan Tanjungbalai Asahan berada dibawah otoritas Syahbandar Medan.

"Kita juga akan minta keterangan dari atasan kedua tersangka dan kita juga minta keterangan ahli. Untuk mengetahui sebenarnya berapa besar uang yang dikutip untuk masuk kas negara," ujarnya.

 

Sumber : tribunnews.com


 

Penulis: -. Editor: gun.