Batubara, hetanews.com - Polres Batubara telah melakukan tindakan langsung (Tilang) kepada 1.140 pengendara selama Operasi Patuh Toba 2018 yang telah berlangsung selama 14 hari dan berakhir pada 9 Mei kemarin .

‎Ini disampaikan Kapolres Batubara, AKBP Robinson Simatupang melalui Kasat Lantas, AKP Alsem Sinaga didampingi KBO Lantas, Iptu HW Siahaan, Kamis (10/5/2018).

"Selain tilang , kita juga melakukan teguran terhadap 336 orang pengendara. Sementara ada 4 kasus kecelakaan dengan rincian meninggal dunia 2 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan 4 orang, serta mengakibatkan kerugian materil sebesar Rp 11.100.000," kata Alsem.         

Menurutnya, kebanyakan pelanggaran yang terjaring selama Operasi Patuh Toba adalah pengendara sepeda motor dengan bermacam jenis kesalahan. 

Ditambahkan Alsem, bahwa menurut perintah  Kakorlantas Mabes Polri ada 7 jenis kesalahan para pengendara yang diutamakan untuk ditindak.

Yakni, tanpa memakai helm Standard Nasional Indonesia (SNI), berboncengan lebih 2 orang, berkendaraan melawan arus, pengendara di bawah umur, menggunakan ponsel ketika berkendara, kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya dan menggunakan narkoba.

Menurut Alsem, ketujuh jenis pelanggaran itu besar potensinya mengakibatkan kasus kecelakaan lalu lintas yang sangat merugikan.   ‎

"Hal itu perlu kita tegakkan sepenuhnya untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) lantas," kata Alsem.

Dirinya pun menghimbau kepada pengguna jalan khususnya pengendara untuk mematuhi semua ketentuan yang berlaku, demi mencegah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang dapat merugikan banyak pihak.
            ‎
            ‎