Sat 20 Oct 2018

Panwaslih Minta Atribut Tim Relawan ERAMAS yang Manyalahi di Siantar Diturunkan

Siantar, hetanews.com- Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) kota Siantar, memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat agar segera memberi sanksi dan memberi perintah penarikan terhadap atribut relawan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Rajeksyah (ERAMAS).  

Hal itu dilakukan, berkaitan dengan tidak adanya nama tim relawan ERAMAS yang terdaftar  di KPUD.

“Sifatnya pelanggaran administrasi, tapi kita sudah minta KPU agar memberikan peringatan dan perintah penarikan bahan kampanye yang telah disebar di Siantar,”ujar Divisi Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Siantar, Muslimin Akbar, kemarin, di kantornya.

Berdasarkan bukti, kajian yang dilakukan oleh Panwaslih Siantar, sambung Muslimin,  tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatas namakan relawan ERAMAS dengan menyebar berbagai materi di tengah masyarakat Siantar untuk mempengaruhi hak pilih untuk mendukung salah satu paslon, diyakini merupakan sebuah bentuk pelanggaran yang bersifat administrasi oleh Panwaslih. “Banyak yang tidak sesuai dengan pasal 11, 70, dan 71 PKPU,”katanya.

Masih kata Muslimin, berdasarkan PKPU tersebut, Panwas mengambil kesimpulan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan.

“Bahwa berdasarkan fakta, keterangan dan bukti pembahasan serta kajian, maka dapat dibuktikan adanya dugaan perbuatan pelanggaran administratif,”ucapnya.

Terkait hal tersebut Panwaslih kota Siantar, mengeluarkan rekomendasi agar atribut-atribut tersebut ditarik kembali oleh KPUD Siantar.

Kita setuju agar dibawakan kerapat peleno terkait dugaan pelanggaran administrasi tersebut dan memberikan rekomendasi kepada KPUD Siantar, untuk memberikan sanksi peringatan tertulis dan perintah penarikan bahan kampanye yang telah disebarkan, katanya.

Penulis: tom. Editor: gun.