Siantar, hetanews.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 50 dan Festival Nasyid tingkat Kota Siantar tahun 2018 berlangsung sejak tanggal 6-9 Mei 2018, di Lapangan Adam Malik resmi ditutup Wali Kota Hefriansyah.

Penutupan ditandai dengan pemukulan beduk, pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah, Rabu (9/5/2018) malam.

Selama berlangsungnya MTQ, peserta yang berjumlah 303 orang telah mengikuti berbagai cabang yang diperlombakan yakni Tilawah Quran, Tartil Quran, Tahfiz Quran, Syahril Quran, Khattil Quran dan Fahmil Quran.

Sesuai dengan keputusan dewan hakim nomor : 03/DH/LPTQ-PS/V/2018, diyatakan sebagai Juara Umum Kecamatan Siantar Martoba, sehingga berhak memboyong piala bergilir menjadi piala tetap.

Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan, penyelenggaraan MTQ ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran keagamaan. Karena bagi setiap umat beragama, ada tuntutan yang harus laksanakan, bagi umat Islam, tuntutan dan pedomannya sudah sangat jelas, sebagaimana yang terkandung dalam Al Quran.

"Untuk itu, bagi umat Islam sangat penting, agar senantiasa menumbuhkan kesadaran, khususnya dalam mencintai sekaligus menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran. Serta dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi yang tersirat juga tersurat di dalamnya," sebut Hefriansyah.

Menurutnya, menentukan seseorang untuk menjadi qori dan qoriah terbaik dalam pemahaman, sikap ikhlas harus senantiasa dilandasi niat segenap peserta. Dengan demikian, posisi juara dan bukan juara dari pelaksanaan MTQ ini, dapat menjadi bahan evaluasi, terutama dalam kemajuan pembacaan Al Quran yang telah dicapai, sehingga dapat meningkatkan kualitas, sekaligus meraih prestasi yang diinginkan.

Wali Kota Hefriansyah memberikan piala dan hadiah kepada para juara.

"Kegiatan ini jangan hanya seremonial saja, maril ambil hikmah dan manfaat yang terkandung di dalamnya. Jadikan sarana untuk meningkatkan ke imanan kepada Allah SWT. Kepada generasi muda, pelaksanaan MTQ ini diharapkan dapat dijadikan stimulasi dan motivasi dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Sekaligus dapat meningkatkan minat baca Al-Qur’an, menghayati dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari," kata Wali Kota.

Sementara Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumatra Utara, Asren Nasution mengapresiasi terlaksananya MTQ ke 50 dengan baik.

"Siantar punya andil yang tak terlupakan, karena salah seorang qoriah ikut dalam kafilah Sumatera Utara pada MTQ Nasional mendatang. Kami berharap kepada Wali Kota agar terus membimbing, membantu dan mendorong kesuksesan qori/qoriah dan hafiz/hafizah di Siantar," kata Asren.

Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Utari Siregar selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan MTQ berjalan dengan baik, tanpa ada gangguan apapun.

Menurutnya, hadiah yang diberikan kepada peserta yang berhasil meraih juara I, II dan III di semua kategori yaitu, piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan serta hadiah lain seperti kulkas, televisi, dispenser, kipas angin, dan lain sebagainya. Termasuk umroh gratis juga diberikan untuk qori dan qoriah terbaik.

"Pelaksanaan MTQ ini sifatnya kejuaraan berjenjang, di mana qori dan qoriah terbaik akan menjadi utusan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi," pungkasnya.

Penyerahan hadiah dilakukan Wali Kota, Hefriansyah, bersama Kapolres, AKBP Doddy Hermawan Kakan Kemenag, Abdur Rahman Harahap,, mewakili Ketua DPRD Nurlela Sikumbang, Ketua MUI MAli Lubis, Ketua TP PKK, Syahputri Hefriansyah, Ketua Dharma Wanita, Yustina Riski Budi Utari, Ketua LPTQ Sumut, Asren Nasution, Ketua LPTQ Siantar, Ridwansyah Putra, Ketua PHBI, Armaya Siregar, Ketua BKPRMI Faidil Siregar dan lainnya.