Siantar, hetanews.com- Saling ‘nyanyi’, empat orang pencuri sepeda motor (curanmor) diringkus personil Polsek Siantar Marihat dari tempat berbeda dan dua diantaranya, merupakan abang beradik. 

Keempat orang tersebut, bernama Edison Sibarani (32) dan Goklim Sibarani (29) yang merupakan abang beradik, warga Simpang Empat, Kelurahan Laguboti, Tobasa.

Sedangkan kedua temannya, bernama Isardo Saragih (46), warga Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari dan Hamonongan Hutasoit (31), warga Jalan Sentosa, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur. 

Komplotan curanmor yang diamankan polisi. (foto/res)

Peristiwa tertangkapnya  komplotan pencuri sepeda motor tersebut, ketika Binsar Saragih, melihat sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi (Nopol) BK 3248 TAK dikendarai oleh Edison melintas di Jalan Parapat. 

"Kemudian korban (Edison) membuat laporan ke Polsek Siantar Marihat, hanya saja plat sepeda motor yang digunakan tersangka tidak digunakan lagi. Namun korban mengetahui persis bagaimana sepeda motornya,"ungkap Kapolsek Siantar Marihat, AKP Rudi Lapian ketika dikonfirmasi, Rabu (9/5/2018) siang. 

Kemudian petugas kepolisian yang menerima laporan dari korban, langsung mengejar Edison dan berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian tanpa perlawanan.

Hanya saja, Edison mengaku, kalau sepeda motornya itu dipinjam dari adiknya, Goklim.

"Mendapatkan informasi itu, kita langsung melakukan pengembangan terhadap adiknya Edison. Dan Goklim juga berhasil kita tangkap, di salah satu doorsmeer Jalan Siantar Parapat,"ucap AKP Rudi. 

Komplotan curanmor yang diamankan polisi. (foto/res)

Lanjutnya, Goklim juga mengaku kalau sepeda motor itu telah dibelinya dari Isardo Saragih. Isardo juga berhasil kita amankan di terminal eks Sukadame. Kemudian Isardo ‘nyanyi’ kalau sepeda motornya itu dibelinya seharga Rp 1.400 ribu dari Halomoan. 

Hanya saja saat hendak melakukan penangkapan terhadap Halomoan di kediamannya, dia tidak berada ditempat. Melainkan Halomoan berada di depan Kuburan Cina, Jalan Pasar Batu Rambung Merah, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Utara. 

"Untuk semua pelaku, sudah kita tahan dengan barang bukti sepeda motor. Kita juga masih akan melakukan pengembangan terhadap kasus curanmor ini,"akhir Kapolsek Siantar Marihat.