Mon 20 Aug 2018

Bangkai Ikan Perusahaan Raksasa Mengambang di Danau Toba

Belatung di selokan yang langsung airnya ke Danau Toba. (foto/frengki)

Tobasa, hetanews.com- Warga Desa Sirungkungon, Kabupaten Tobasa, dihebohkan dengan bangkai ikan yang mengambang akhir-akhir ini, di tepi Danau Toba, Kamis (3/5/2018).

Bangkai ikan tersebut diduga kuat berasal dari PT Aqua Farm Nuasantara, di Desa Sirukkungon, Kecamatan Ajibata, Tobasa.

Menurut warga setempat, Arimo Manurung, tumpukan bangkai tersebut membuat warga resah. Selain mencemari danau, bau busuk juga menyengat dan membuat warga terganggu.

Beberapa tumpukan bangkai ikan yang ditaruh didalam karung berserak di danau. Ikan-ikan mengapung dan menimbulkan bau. 

Air danau berubah menjadi berminyak, dan tampak keruh. Berkarung-karung ikan mati ditempatkan di pinggir danau.

Sementara di tempat berbeda, di dekat rumah warga, bekas bangkai ikan mengeluarkan bau yang sama. Belatung-belatung juga tumbuh subur memenuhi tempat tersebut. Lalat hijau hinggap semaunya dan bertelur dimana-mana.

Disebut-sebut, tempat ini merupakan gudang pengolahan limbah bangkai ikan PT Aqua Farm Nusantara yang akan diolah menjadi ikan asin.

Ikan-ikan yang mati dan stres diberikan kepada sejumlah masyarakat untuk diolah di bawah manajemen PT Aqua Farm.

Sementara, yang tidak dapat diolah, ditimbun di pesisir Danau Toba. Oleh management, bagian limbah yang busuk itu malah dibuang ke Danau Toba.

"Yang stres dan mati diberi ke sejumlah warga dan diolah menjadi ikan asin,"ujarnya.

Camat Ajibata, Tigor Sirait kepada Hetanews.com, menepis adanya pembusukan ikan di daerah tersebut yang dilakukan oleh PT Aqua Farm. Katanya, warga sengaja menumpahkan limbah dari pengolahan ikan asin.

"Itu bukan ulat atau belatung. Itu perut ikan yang mirip ulat karena berlemak,"bantahnya, meski air keruh yang dipenuhi belatung bertebar di sekitar rumah warga, lalu mengalir ke Danau Toba.

Sementara, limbah yang diduga diletakkan pihak Aqua Farm di pinggiran danau yang tak jauh dari tempat pengasinan, katanya tidak diketahuinya.

Saat mereka pergi meninjau, dia tak lagi mendapati tumpukan karung berisi bangkai ikan di lokasi yang dimaksud.

Menyikapi hal itu, Plt Sekda Pemkab Tobasa, Harapan Napitulu mengatakan, dalam waktu dekat akan memanggil management PT Aqua Farm Nusantara serta masyarakat yang merasa dirugikan.

Disebutnya, pemberian ikan yang sudah mati kepada warga untuk dikelola tersebut juga akan diuji, apakah layak secara kesehatan untuk dikonsumsi.

Harapan juga menambahkan, bila memang PT Aqua Farm tidak sesuai aturan, maka akan direkomendasikan untuk segera ditutup. Apalagi, Danau Toba semakin hari semakin tercemari.

"Bila memang tak sesuai prosedur, kita akan desak agar itu ditutup saja,"ujarnya.

 

 

Penulis: frengki. Editor: gun.